Category Archives: Analisis

Enigma Tuhan dan Impresi-Impresi Jeluk

12189773_10205187281470375_7849153059222887419_n

Narudin, lahir di Subang, ialah seorang Duta Bahasa Berprestasi 2015 Jawa Barat. Lulusan Sastra Inggris, Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung pada 2006. Tulisannya berupa puisi, cerpen, esai/kritik sastra, dan terjemahan dimuat di Majalah Sastra Horison, Majalah Basis, Majalah Sastra Bong-Ang, Majalah Qalam, Majalah Tarebung, Jurnal Sajak, Jogja Review, Koran Kompas, Koran Riau Pos, Koran Metro Riau, Koran Rakyat Sumbar, Koran Indo Pos, Koran Pikiran Rakyat, Koran Galamedia, Koran Seputar Indonesia, Koran Sinar Harapan, Koran Madura, Koran Berita Kota Kendari, Tabloid Ruang Rekonstruksi, Percikan Iman, Pikiran Rakyat Online, Sastra Digital, Radar Indo, Buletin Jejak, Buletin Mantra, Buletin Kanal, dan lain-lain. Puisi-puisinya terhimpun dalam antologi buku 100 Penyair Indonesia-Malaysia, Ziarah Kata 44 Penyair, Igau Danau, Flows into the Sink into the Gutter, Indonesian Poems among the Continents, dan buku puisi tunggal Narudin, Api atau Cahaya (2016). Buku kritik sastranya berjudul Analisis Modern Buku Puisi dan Puisi (Sarbi, 2015). Buku kumpulan cerpennya berjudul Matahari Hitam Belinda (Garudhawaca, 2014). Buku-buku puisi terjemahannya Setubuh Puisi karya Al-Saddiq Al-Raddi (Penerbit Halindo, 2014), dan Kinga Fabo’s Best Poems (Racun) dwibahasa Inggris-Indonesia (Teras Budaya, 2015). Buku kumpulan cerpen karya Cecep Syamsul Hari terjemahannya dalam bahasa Inggris berjudul Partita No. 3 (2013). Buku puisi bahasa Inggris Narudin berjudul But God and Other Poems (2014). Buku Partita No. 3 (2013) dan But God and Other Poems (2014) dapat diperoleh di www.amazon.com. Kini baru saja usai menerjemahkan 3 buku puisi bahasa Indonesia ke dalam bahasa Inggris, masing-masing buku karya Dr. Free Hearty, Sastri Bakry, dan Hilda Winar. Juga, ia sering diundang sebagai pembedah buku sastra dan pemakalah seminar.

Analisis Kajian Simbolik Terhadap Antologi Puisi Riwayat Karya Sulaiman Juned

Oleh: Lesly Ramadhani

A. Latar Belakang Masalah

Sebagai seni yang bersifat kreatif, sastra mampu melahirkan suatu kreasi yang indah dan berusaha menyalurkan kebutuhan keindahan manusia. Di samping itu, sastra mampu menjadi wadah penyampaian ide-ide yang dipikirkan dan dirasakan oleh para pencinta sastra, akan tetapi karya sastra tidak akan mampu berdiri sendiri tanpa memiliki unsur seni. Unsur seni tersebut adalah sebuah keindahan-keindahan yang terdapat dalam karya sastra dan kemudian dapat dinikmati oleh pecinta karya sastra itu sendiri.