Category Archives: FRASA

Sungai Iman

Ketika kecil, menjelang magrib, aku sering memandangi sungai, yang melintas di samping rumah ibu, dari jendela. Kebetulah rumah ibu ada di tepi sungai. Kusebut rumah ibu, karena ketika itu aku sudah yatim sejak berusia lima tahun, dan sepeningal ayah, kami, tiga anaknya, lantas menyebutnya sebagai “rumah ibu”.

Dari jendela aku suka melamunkan sungai itu, bertanya dalam hati dari mana airnya yang bening dan berlimpah. Dalam imajinasiku yang kanak-kanak, sungai itu panjang sekali. Aku pernah menyusuri sampai ke muaranya di bibir Pantura, dengan naik sepeda. Tapi, aku tak pernah tahu di mana hulunya, dan seberapa jauhnya. Kalau aku menyusurinya ke hulu, pasti takkan sampai-sampai.

Frasa Ahmadun Yosi Herfanda

Segera hadir rubrik baru Frasa yang khusus ditulis oleh sastrawan Ahmadun Yosi Herfanda alias AYH. Frasa adalah tulisan-tulisan serius yang dikemas secara ringan, inspiratif, sekaligus menghibur. Kolom ini hadir tiap Jumat malam untuk menemani akhir pekan Anda. Salam sastra, salam Litera. [R]