Category Archives: PROSA

Pak Tua di Taman

New Picture

Erwin Setia lahir tahun 1998. Pembaca puisi dan prosa selain tentu saja menulis karya sastra genre tersebut. Kini bermukim dan bergiat di Bekasi, tepatnya Tambun Selatan. Tulisan-tulisannya pernah dimuat di berbagai media massa seperti Minggu Pagi, Solopos, Medan Pos, dan Cendana News. Bisa dihubungi melalui surel: erwinsetia2018@gmail.com.

Reruntuhan Ketujuh

28167445_547460092295711_327271673279680635_n

Afryantho Keyn, lahir bertepatan dengan hari Sumpah Pemuda, 28 Oktober di Larantuka. Senang membaca dan menulis karya sastra, terutama cerpen. Menyelesaikan pendidikan tingkat menengahnya di Hokeng, Flores. Kini bergiat dan bermukim di Nusadani, Flores Timur, Nusa Tenggara Timur.

Patung

New Picture

Tjahjono Widarmanto, lahir di Ngawi, 18 April 1969. Meraih gelar sarjananya di IKIP Surabaya (sekarang UNESA) Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, sedangkan studi Pascasarjananya di bidang Linguistik dan Kesusastraan diselesaikan pada tahun 2006, saat ini melanjutkan studi di program doktoral Unesa. Buku puisi terbarunya PERCAKAPAN TAN dan RIWAYAT KULDI PARA PEMUJA SAJAK (2016) menerima anugerah buku Hari Puisi Indonesia tahun 2016.

Jalan Buntu

New Picture

Ruly R, tinggal di Karanganyar, Jawa Tengah. Bergiat di Komunitas Kamar Kata Karanganyar (K4) dan Literasi Kemuning. Senang menulis khususnya genre prosa baik novel atau cerpen. Kumcernya yang baru saja terbit berjudul Cakrawala Gelap (Penerbit Nomina, 2018) dan Novelnya yang akan segera terbit berjudul Tidak Ada Kartu Merah.

Sorban

blIfruT6

Humam S. Chudori, lahir di Pekalongan pada 12 Desember 1958. Menulis cerpen, puisi, esai, dan novel. Dikenal luas sebagai novelis dan cerpenis. Beberapa novelnya adalah Ghufron (Republika, 2008), Shobrun Jamil (Republika, 2011), dan Rezeki (Q Publisher, 2016). Cerpennya banyak menghiasi media massa nusantara. Beberapa cerpen dan karyanya juga pernah mendapat penghargaan dari Kementerian Agama. Kini tinggal dan bergiat di Tangerang Selatan.

Latar Belakang Kasus Murid Membunuh Gurunya

yuditeha

Yuditeha. Karya-karyanya antara lain: Novel Komodo Inside (Grasindo, 2014). Kumcer Balada Bidadari (Penerbit Buku Kompas, 2016). Buku Puisi Hujan Menembus Kaca (Kekata, 2017). Buku Puisi Air Mata Mata Hati (Kekata, 2017). Kumcer Kematian Seekor Anjing pun Tak Ada yang Sebiadab Kematiannya (Basabasi, 2017). Kumcer Kotak Kecil untuk Shi (Stiletto, 2017). Kumcer Cara Jitu Menjadi Munafik (Stiletto, 2018). Juara ketiga lomba cerpen eksperimental Basabasi, Yogyakarta. Juara kedua lomba cerpen Komsos KAS, Semarang. Pemenang pilihan lomba cerpen Yayasan Bhinneka Nusantara. Aktif di Komunitas Sastra Alit Surakarta dan Pendiri Komunitas Sastra Kamar Kata Karanganyar.

Pria yang Menolak Berulang Tahun

New Picture (1)

Rizqi Turama, dosen di Universitas Sriwijaya. Beberapa cerpennya pernah dimuat di beberapa media cetak nasional dan lokal seperti Kompas, Magelang Ekspress, Koran Pantura, dan lain-lain. Aktif di Sanggar EKS dan Komunitas Kota Kata Palembang. Buku terbarunya berjudul Teriakan dalam Bungkam.

Setan

New Picture

Saverinus Suhardin. Seorang Perawat yang senang menulis. Sering menuangkan ide lewat tulisan lepas di berbagai media online termasuk blog pribadi. Beberapa opini dan cerpennya pernah disiarkan lewat media lokal di Kupang-NTT, seperti Timor Express dan Victory News. Selain itu, beberapa karya cerpennya dimuat dalam buku antologi : Jumpa Sesaat di Bandara (Rumah Imaji, 2018) dan Bingkai Dioroma Kehidupan: Aku, Kemarin dan Hal yang Dipaksa Datang (Hyui Publisher, 2018). Saat ini aktif sebagai pengajar di AKPER Maranatha Kupang-NTT dan bergiat di Komunitas Secangkir Kopi (KSK) Kupang.

Sudahkah Kau Membaca Email Itu, Nathan?

129722

Ferry Fansuri, kelahiran Surabaya, adalah travel writer, fotografer, dan entreprenur lulusan Fakultas Ilmu Budaya jurusan Ilmu Sejarah Universitas Airlangga (UNAIR) Surabaya. Karya tunggalnya berupa kumpulan cerpen, Aku Melahirkan Suamiku (Leutikaprio, 2017) dan kumpulan puisi Bibir yang Terikat AE Publishing(2017). Mantan redaktur tabloid Ototrend (2001-2013) Jawa Pos Group. Sekarang menulis freelance dan tulisannya tersebar di berbagai media. 

Kronis

Denhard

Deden Hardi, lahir di Bandung, 26 Agustus 1983. Senang menulis puisi, cerpen, dan esai. Tulisannya telah tersiar di beberapa media seperti Nyonthong, Qureta, dll. menyelesaikan pendidikan strata satunya pada jurusan Hubungan Internasional (HI) di Universitas Pasundan. Kini menetap dan bergiat di kota kelahirannya, Bandung, Jawa Barat.