Agenda 

Yayasan Lontar Luncurkan Seri Buku Karya Penulis Muda

JAKARTA (Litera.co.id) – Dalam rangka Jakarta International Literary Festival (JILF) yang berlangsung di Taman Ismail Marzuki (TIM), pada 24 Agustus 2019 Yayasan Lontar meluncurkan seri buku BTW kedua yang berisikan hasil karya 14 penulis Indonesia muda. Di dalam acara obrolan sastra “Dari Semua Ikan ke Badrul Mustafa, Ketemu Kisah Sedih Dua Tukang Pos,” yang diadakan pada hari Sabtu, pukul 16:00 WIB, di Teater Kecil, TIM, Jakarta.

Read More
Cerpen 

Bali di Hari Kesekian

Arida Erwianti, senang menulis banyak hal. Bermukim di kota hujan, Bogor. Beberapa tulisannya disiarkan media massa. Cerita pendek berjudul “Pohon Kersen” pernah dimuat di Harian Pikiran Rakyat. “Mida” dan “Suatu Pagi” adalah cerita pendek lainnya yang dimuat di Harian Fajar.

Read More
Berita 

Hasil Kurasi Esai, Cerpen dan Novel untuk Festival Sastra Bengkulu 2019

JAKARTA (Litera.co.id) – Setelah mengumumkan hasil kurasi puisi, panitia Festival Sastra Bengkulu (FSB) – Bengkulu Writers Festival (BWF) 2019 kembali mengumumkan hasil kurasi untuk esai dan cerpen dan novel, seperti yang disampaikan sebelumnya, kurasi dilakukan dengan sistem penjurian dan tertutup. Kurator memberi nilai karya, lalu panitia membuat tabulasi nilai, yang selanjutnya dibikin ranking.

Read More
Agenda 

Undangan Menulis Puisi “Membaca Asap”

RIAU (Litera.co.id) – Riau negeri gambut dengan hutan-hutan terakhir yang tersisa tak seberapa. Dari tahun ke tahun hutan Riau terkikis, beralihfungsi menjadi perkebunan sawit, akasia atau yang lainnya. Terbakar hingga beratus-ratus hektare, sengaja atau tidak, begitulah cara mereka membuka lahan. Meski surat sakti pelarangan membuka hutan jelas-jelas ada, kebakaran tetap terjadi nyata. Setiap tahun masyarakat Riau dikepung asap, menghirup asap, berkubang asap, selalu menjadi korban asap, bahkan sampai ke mancanegara. Bagi kami (Melayu) hutan adalah ibu, adalah marwah, adalah hulu, tempat warisan leluhur bermula, tempat air dan udara segar harus…

Read More
puisi 

Puisi-puisi Armen S. Doang

Armen S. Doang, atau Armen S. Untung, pecinta burung dan puisi yang bernama asli Armen Setiaji lahir di Jakarta 5 September 1980. Bertempat tinggal di Bekasi-Jawa Barat. Beberapa karyanya termuat di media dan juga tergabung dalam buku bersama, seperti Tifa Nusantara 3 (2016), Monolog Di Penjara (2018), Bulu Waktu (Sastra Reboan, 2018), Jugijagijug (Redaksi Meja Tamu, 2018). Puisinya yang berjudul “Palung Ingatan” juga terpilih menjadi salah satu Nomine Penghargaan Sastra Litera 2018.

Read More