puisi PUISI 

PRASASTI KOPI RUMAH KITA

Puisi-puisi: Vito Prasetyo _______________________________________________________________________   Puisiku Berdoa Hingga Lupa Memberi Judul hingga dadaku terluka, ketika cinta itu kautanam di pohon kemarau berapa musim lagi hujan membasuhnya dan tumbuhkan daun-daun berkilau cinta hanya cawan waktu, memisahkan rindu dan gelisah. mata kita hanyalah tempat menyimpan segala isyarat bukankah bait-bait majas merapal doa, menghitung kemarau dan hujan di baris-baris shaf, yang menyulam alif-ba’-ta’ tak selamanya hujan itu butiran air bening yang mengalir di pelupuk mata tak selamanya kemarau itu, dahaga yang menggumpal di kedangkalan sujud puisi bukanlah tempat keabadian, dimana diksi selalu mengingkari…

Read More
CERPEN 

Daftar Pencarian Orang

Cerpen: Muhamad Muckhlisin ______________________________________________________________________   Pukul 21.30 malam. Hanya ada beberapa orang yang masih ngumpul di jalanan kota Cilegon. Seorang polisi melangkah menyusuri jalan, gerak-geriknya menunjukkan bahwa ia adalah orang berwibawa dan terpandang. Udara di musim hujan terasa sangat dingin. Angin berembus kencang mengantarkan rintik hujan yang mulai turun dari langit. Polisi itu terus melangkah pelan. Ia menengok ke kiri dan kanan, sambil memastikan semua toko sudah tutup. Sesekali ia berhenti dan membalikkan tubuh seraya menyisir jalanan kota dari ujung ke ujung dengan pandangannya. Orang itu memang pantas jadi polisi.…

Read More
PERISTIWA 

PERAYAAN HARI PUISI DITUNDA

JAKARTA (litera) – Puncak perayaan Hari Puisi Indonesia (HPI) 2022, yang sedianya diadakan bulan November tahun ini, ditunda tahun depan, dan akan diadakan tepat pada 26 Juli 2023. Penundaan ini, menurut ketua Yayasan Hari Puisi (YHP) Maman S Mahayana, untuk mengembalikan HPI tepat pada hari kelahiran Chairil Anwar, yakni 26 Juli, bukan pada penguhujung tahun.

Read More
CERPEN 

Perempuan yang Diburu Kenangan

Cerpen Ahmad Tadi N* ________________________________________________________________   Sampai saat ini, kau masih belum bisa melupakan kenangan itu. Kenangan yang terkadang menggenangkan air mata di pelupuk mata. Meski sudah berapa kali kau berusaha melupakannya, kenangan itu akan selalu hadir, nyaris menyerupai kedipan matamu. Kenangan itu terlalu pekat. Terlalu dalam. Terlalu menetap. Dan kau tak mampu merawat dengan tepat.

Read More
PUISI 

AKU MENCINTAIMU

Puisi-puisi Thomas Budi Santosa __________________________________________________________________   AKU MENCINTAIMU   aku mencintaimu melampaui kata-kata sebab kata-kata hanya sebatas pendengaran aku mencintaimu melampaui segala tulisan karena tulisan hanya sejauh penglihatan

Read More
PUISI 

HIJRAHKU

Puisi-puisi HM Nasruddin Anshoriy Ch __________________________________________________________    HIJRAHKU   Hijrahku menebas palang pintu Rekam kata penuh karatan di masa lalu Rekam pikir yang kian pandir dan tak tahu malu Rekam jejak penuh semak dan rimbun perdu

Read More