100 Hari Kepergian Sang Penyair

IMG_20180722_104540_279

JAKARTA (Litera.co.id) – Waktu 100 hari ternyata tidak lama. Rasanya baru kemarin Penyair Sutan Iwan Soekri Munaf (SISM) wafat. SISM lahir di Medan 4 Desember 1957, wafat 24 April 2018 di Bekasi. Iwan Soekri dimakamkan di TPU Muslim Sirnaraga Kota Bandung.

Tulisan Iwan Soekri, perdananya dimuat di ruang anak Harian Kompas edisi 3 Juli 1971, bertepatan Pemilu ke-2 Republik ini.
Iwan Soekri, wartawan dan Penulis banyak Puisi dan cerpen bertebaran di Media lokal dan Nasional. Kuliah di 2 Kampus ITB dan UNPAD di Bandung. Penulis Novel “Rahasia seorang Kawan” dan “Solar Palsu” dimuat cerita bersambung di Sinar Harapan.

Kumpulan puisi nya “Obsesi” diterbitkan PT. Angkasa Bandung tahun 1985. Tahun 2007, berhasil memenangkan Juara 1 Sayembara Penulisan Esai Sastra yang diadakan Balai Bahasa Sumatera Selatan.Wartawan banyak Media.

Aktivis Yayasan Multimedia Sastra (YMS) dan Pendiri Grup What’s App ” Penyair Indonesia” sampai wafatnya. Komunitas Penyair Indonesia dan Pram2ne Publisher bekerjasama dengan PDS HB Jassin Jakarta, akan memperingati 100 hari kepergian Iwan Soekri dan Peluncuran puisi karya Sutan Iwan Soekri Munaf, pada tgl 3 Agustus mulai pukul 13.00 WIB – selesai.

Beberapa karya Iwan Soekri dikumpulkan dan disusun Isson Khairul dan Eddy Pramduane, diberi Judul Buku “Selamat Jalan Iwan Soekri”.

Arief Joko Wicaksono dan Cunong Nunuk Suraja akan membedah karya Iwan Soekri, moderator Ayid Suyitno PS. Beberapa Puisi akan dibacakan dan Musikalisasi Rinidiyanti Ayahbi. Semoga ini menjadi catatan perjalanan Sang Penyair yang selalu berpindah dari satu kota ke kota lainnya. “Selamat Jalan Kang, bersama Bintang”. (R)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *