Malam Pembukaan PPN X di Banten Meriah

Malam Pembukaan PPN X di Banten Meriah

BANTEN (Litera.co.id) – Pertemuan Penyair Nusantara (PPN) X yang digelar oleh Dewan Kesenian Banten (DKB) resmi dibuka pada Jumat (15/11) malam. Gelaran tahunan yang bertema “Puisi untuk Perdamaian Dunia” berlangsung tanggal 15-17 More »

Peluncuran dan Bedah Buku Niswasa: Puisi Karya Jurnalis Budaya Jakarta

Peluncuran dan Bedah Buku Niswasa: Puisi Karya Jurnalis Budaya Jakarta

JAKARTA (Litera.co.id) – Peluncuran dan bedah buku antologi Niswasa, berisi puisi-puisi karya Jurnalis budaya Jakarta akan dilaksanakan di Gedung Balai Budaya Jakarta, Jalan Gereja Theresia No. 47, pada 11 Desember 2017, pukul More »

 

Malam Pembukaan PPN X di Banten Meriah

P71215-211227-001

BANTEN (Litera.co.id) – Pertemuan Penyair Nusantara (PPN) X yang digelar oleh Dewan Kesenian Banten (DKB) resmi dibuka pada Jumat (15/11) malam. Gelaran tahunan yang bertema “Puisi untuk Perdamaian Dunia” berlangsung tanggal 15-17 Desember 2017, di eks. Pendopo Gubernur Banten, Kota Serang. Gelaran ini diikuti oleh penyair-penyair dari Indonesia, Singapura, Malaysia, Brunei Darussalam, dan Thailand.

Puisi-puisi Wawan Kurniawan

Wawan Kurn

Wawan Kurniawan, menulis puisi, cerpen, esai dan menerjemahkan. Buku puisi pertamanya berjudul Persinggahan Perangai Sepi (2013). Pernah diundang sebagai penulis Indonesia Timur di Makassar International Writers Festival (MIWF) 2015. Buku puisi kedua Sajak Penghuni Surga (2017). Buku esai pertamanya berisi 50 tulisan yang pernah dimuat di Koran Tempo Makassar dari tahun 2013-2016 terbit Februari 2017 dengan judul Sepi Manusia Topeng oleh Penerbit Nala Cipta Litera kerjasama komunitas Literasi Makassar dan Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI) Sulawesi Selatan. Karya-karyanya telah tersiar di banyak media massa.

Peluncuran dan Bedah Buku Niswasa: Puisi Karya Jurnalis Budaya Jakarta

FB_IMG_1512795618329-001-001

JAKARTA (Litera.co.id) – Peluncuran dan bedah buku antologi Niswasa, berisi puisi-puisi karya Jurnalis budaya Jakarta akan dilaksanakan di Gedung Balai Budaya Jakarta, Jalan Gereja Theresia No. 47, pada 11 Desember 2017, pukul 15.00 WIB – selesai.

Sarto dan Wajah Rupiah

New Picture (3)

Ajun Nimbara, pria kelahiran Sumenep, Madura, 22 tahun lalu. Tercatat sebagai mahasiswa Sastra Indonesia Universitas Negeri Malang. Bergiat di Komunitas Pelangi Sastra Malang. Cerpen-cerpennya tergabung dalam antologi Secangkir Kontradiksi (2015), Orang-orang dalam Menggelar Upacara (2015). Tulisannya dimuat di beberapa media lokal dan nasional, seperti Harian Republika, Radar Malang, Malang Post, Sediksi, LPM SIAR, dll.

Pentas Baca Puisi 3 Penyair Vs 3 Aktor

FB_IMG_1510714795993-001

PADANGPANJANG (Litera.co.id) – Pertunjukan baca puisi 3 penyair gondrong versus 3 aktor gondrong akan digelar di Gedung Teater Arena Institut Seni Indonesia (ISI) Padangpanjang, Jalan Bahder Johan, Sumatera Barat, pada Minggu, 3 Desember 2017, pukul 20.00 WIB – selesai.

Ada Wajah Melayu pada Secangkir Kopi Sekanak

IMG-20171202-WA0017-001

JAKARTA (Litera.co.id) – Nuansa Melayu sangat kuat pada sajak-sajak Rida K Liamsi. Demikian dikatakan Fakhrunnas MA Jabbar dalam diskusi peluncuran buku Secangkir Kopi Sekanak karya Rida K Liamsi di Jakarta, belum lama ini. “Sajak-sajak Pak Rida meneguhkan kembali semangat Melayu dalam sastra,” katanya.

DKTS Siapkan Tangsel Mengaum

DKTS

Litera.co.id (Tangsel)- DKTS (Dewan Kesenian Tangerang Selatan) berencana menerbitkan antologi puisi yang diberi judul Tangsel Mengaum. Sesuai judulnya, antologi puisi ini ingin mengangkat beberapa tema besar dan bersifat sosial seperti politik, hukum, keberagamaan dan kemanusiaan. Tema ini sesungguhnya ingin mencerminkan dan membangkitkan semangat kebangsaan dalam puisi, demikian tegas Kusen ph.D atau yang dikenal Kyai Cepu, ketua komite sastra DKTS.

Puisi-puisi Alvin Shul Vatrick

New Picture (3)

Alvin Shul Vatrick, adalah nama tambahan, sementara nama Shul Vatrick adalah nama yang diberikan oleh orang tua sejak ia dilahirkan pada 18 Oktober 1977 di Luwu. Sangat menyenangi sastra terlebih puisi. Kini tinggal di Larompong, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan. Bersama beberapa rekan penyair dalam waktu dekat berencana menerbitkan antologi puisi berjudul ARKAIS (Antologi Puisi Penyair Tiga Pulau).

Aruh Karya Sastra bagi Masyarakat

blIfruT6

Humam S Chudori, lahir di Pekalongan pada 12 Desember 1958. Menulis puisi, cerpen, novel, dan karya non fiksi. Baru berani mengirim karya ke media cetak pada 1982. Mulai tahun 2000 lebih fokus menulis fiksi. Nama Humam tercantum dalam Leksikon Kesusasteraan Indonesia Modern Edisi Baru (Djambatan 1990) oleh Pamusuk Eneste, dan masih beberapa lagi. Tinggal dan berkarya di Tangerang Selatan dan masih sangat giat menulis.

Pertemuan Penyair Nusantara (PPN) X Dari Banten untuk Perdamaian Dunia

Budayawan-Chavchay-Syaifullah-Dok-Facebook-300x336-001

BANTEN (Litera.co.id) – Topik penting, “Puisi untuk Perdamaian Dunia”, akan dibahas pada simposium internasional dalam rangka Pertemuan Penyair Nusantara (PPN) X yang diselenggarakan oleh Dewan Kesenian Banten (DKB) di Taman Budaya Banten, Kota Serang, Sabtu 16 Desember 2017. Para penyair ternama dari empat negara – Indonesia, Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam, dan Thailand – akan mencari siasat terbaik untuk ikut mendorong terciptanya perdamaian dunia melalui puisi.