ESAI 

Menyoal Budaya dan Peradaban Kampung

Muhamad Muckhlisin adalah cerpenis dan kritikus sastra, tinggal di daerah Bogor, Jawa Barat. Pemenang pertama lomba cerpen nasional (2017). Karyanya banyak disiarkan beragam media.   Setelah mudik ke kampung halaman, senantiasa kita menemukan konsep diri yang lebih arif dan bijaksana, bahwa memang ada batasan antara ‘kita’ yang berpendidikan ketimbang ‘mereka’ yang minim secara intelektual. Tapi bagaimanapun, mereka yang minim secara keilmuan itu merupakan bagian dari darah daging kita sendiri, yang membuat hidup kita menjadi berwawasan seperti saat ini. Kita tak mungkin sanggup mengecap pendidikan tinggi tanpa peran dan jerih-payah orang…

Read More
AYH'S CORNER 

Berjamaah di Serambi Istiqlal

Bahagia rasanya, berjamaah dengan para penyair Muslim Indonesia di Serambi Istiqlal (Ilmu Giri, 2020). Biasanya acara sastra di Masjid Istiqlal memang diadakan di serambinya yang luas, bukan di ruang utama yang untuk shalat berjamaah. Karena itu, judulnya, saya kira, pas. Walau terkesan seadanya. Kurang eye catching. Ini merupakan antologi puisi kedua yang berkait dengan istiqlal, setelah antologi berjudul menggelegar, Takbir Para Penyair (Literary Section, Committee of The Istiqlal Festival II, 1995). Sesuai dengan judulnya, antologi itu berisi karya-karya 45 penyair Muslim Indonesia, dan seperti Takbir Para Penyair, dimulai denga puisi-puisi…

Read More
ESAI FRASA 

Sungai Iman Itu Panjang Sekali

Ketika kecil, menjelang magrib, aku sering memandangi sungai, yang melintas di samping rumah ibu, dari jendela. Kebetulah rumah ibu ada di tepi sungai. Kusebut rumah ibu, karena ketika itu aku sudah yatim sejak berusia lima tahun, dan sepeningal ayah, kami, tiga anaknya, lantas menyebutnya sebagai “rumah ibu”. Dari jendela aku suka melamunkan sungai itu, bertanya dalam hati dari mana airnya yang bening dan berlimpah. Dalam imajinasiku yang kanak-kanak, sungai itu panjang sekali. Aku pernah menyusuri sampai ke muaranya di bibir Pantura, dengan naik sepeda. Tapi, aku tak pernah tahu di…

Read More
CERPEN 

Pikun

Muhamad Muckhlisin, cerpenis dan esais sastra, tinggal di daerah Bogor, Jawa Barat, pemenang pertama lomba cerpen nasional 2017 Istri Syamsul, Juleka betul-betul naik pitam. Ia mengusir suaminya sepulang dari gardu ronda di perempatan Kampung Jombang. Ia berjalan sempoyongan sambil memaki-maki istrinya, anak perempuan satu-satunya, bahkan memaki-maki seluruh perempuan di permukaan bumi ini. Baginya, perempuan itu makhluk aneh atau makhluk jadi-jadian yang terbuat dari tulang rusuk. Lalu, ia berkata seenaknya bahwa istrinya terbuat dari tulang rusuk anjing.

Read More
PUISI 

Puisi-puisi Mohammad Cholis

Mohammad Cholis, lahir pada tanggal 28 Agustus 2001 di kampung Telenteyan, Longos, Gapura, Sumenep. Allumni di PP. Annuqayah daerah Lubangsa Raya. Sekarang aktif menulis di Garawiksa Institute Yogyakarta. Puisi-puisinya telah disiarkan banyak media baik cetak atau digital.   SURAT UNTUK AYLA   Ayla, di koran hari ini puisi seperti banjir bandang airnya terus meluap-luap dari mata penyair yang entah miris sayang, ketika kulihat sepasang matanya adalah oretan sketsa dari kepergian kekasihnya atau…

Read More
ARTIKEL 

Sajak-sajak Sufistik Abdul Hadi WM, Dialektika Sastra dan Alquran

Oleh Ahmadun Yosi Herfada, pengajar dan pelayan sastra —————————————————————————————- Pengaruh tasawuf atau sufisme dalam khasanah sastra Indonesia mulai terlihat sejak masa sastra Melayu klasik pada akhir abad ke-16 Masehi. Sastra Melayu klasik pengaruh Islam pada masa itu selain ditandai dengan munculnya berbagai hikayat para nabi dan pahlawan Islam, juga ditandai dengan munculnya karya-karya penyair sufistik Hamzah Fansuri. Puisi panjangnya, “Syair Perahu”, sangat jelas memperlihatkan sikap hidup, ajaran, dan pandangan sufistik. Jika ditelusur sampai ke masa kini, puisi sufistik atau puisi yang secara tematik dipengaruhi tasawuf memperlihatkan mata rantai yang cukup…

Read More
CERPEN 

Farhat dan Kucing Kesayangannya

Muhamad Pauji, cerpenis dan kritikus sastra kontemporer Indonesia, aktivis organisasi pemuda OI (Orang Indonesia). Artikel dan cerpennya bisa dijumpai di berbagai media massa lokal, nasional, dan media online.   Sejak kecil Farhat dikenal santun dan memiliki jiwa kemanusiaan yang tinggi. Sifatnya yang polos dan lugu seringkali menjadi bahan guyonan teman-teman di sekolahnya. Ia sangat menyukai hewan, dan kedua orangtuanya memanjakannya dengan mengizinkan memelihara beberapa binatang. Bersama mereka ia banyak menghabiskan waktunya. Tak ada kebahagiaan hidup yang lebih nikmat ketimbang saat-saat ia memberi makan dan bersenang-senang bersama binatang peliharaannya.

Read More
ESAI FRASA 

Belajar pada Rumputan

Tiap pengalaman religius yang mengesankan, baik pengalaman inderawi maupun rokhani, selalu merangsang proses kelahiran ‘bayi unik’ yang disebut puisi. Dari sini, ribuan puisi saya lahir dan membangun hidupnya sendiri. Bahkan, kadang, hidup yang dibangun oleh puisi sungguh tak terduga. Bagi saya, religiusitas tidak hanya inspiratif, tapi juga indah. Setidaknya, begitulah penjelajahan kreatif saya setiap bersentuhan dengan pengalaman-pengalaman religius. Atau sebaliknya, ketika sebuah perjalanan ataupun pergulatan religius menemukan momentum-momentum puitik yang begitu kuat menyentuh rasa keindahan. Hasilnya, adalah imaji-imaji puitik yang sering terangkai begitu saja dalam kata-kata yang terasa indah. Bagi…

Read More
PERISTIWA 

Dunia Sastra Kehilangan Radhar

Tangerang Selatan (litera) — Dunia sastra kehilangan lagi. Kamis 22 April 2021 pukul 20.00 wib sastrawan dan budayawan Radhar Panca Dahana meninggal dunia sehabis cuci darah di RS Cipto Mangunkusumo. Jenazah almarhum disemayamkan di rumah duka, Vila Pamulang, semalam. Keesokan harinya, setelah dimandikan, ditahlilkan dengan dipimpim oleh mantan Menteri Agama Dr. Lukman Hakim Saifudin. Siangnya, jenazah almarhum dishalatkan di masjid Vila Pamulang, dan dimakamkan di TPU Tanah Kusir Jakarta Selatan, seusai shalat Jumat. Sebelumnya, dunia sastra kehilangan Umbu Landu Paranggi, yang meninggal dunia, Selasa, 6 April 202l, di RS Bali.…

Read More