Lelang lukisan DKTS Terjual Habis

18685309_1694987197182820_1105483954_n

Litera.co.id (Tangsel)- Lelang lukisan yang dilakukan oleh komite lukis Dewan Kesenian Tangerang Selatan (DKTS) pada hari pembukaan pameran lukisan yang bertema “ARTIDENTITY” Selasa (23/5) terjual habis. Pameran lukisan yang akan digelar selama satu bulan penuh dari tanggal 23 Mei-23 Juni ini dilangsungkan di ruang display balai kota pemerintah kota Tangerang Selatan yang terletak di bilangan Maruga, pamulang II.

Lelang lukisan dan patung yang dipandu oleh ketua umum Dewan Kesenian Banten, Chavchay Syaifullah ini sempat mundur dari jadwal semula yang diagendakan pkl 11.00. Acara lelang dimulai hampir pkl 15.00 dikarenakan menunggu kehadiran walikota Tangsel yang memang telah menyatakan ingin hadir, hanya saja walikota Tangerang Selatan, Airin Rahmi Diany harus menghadiri acara di Makassar sehari sebelumnya dan baru tiba kembali di Tangsel siang hari tersebut.

“Saya bangga sekali dengan warga Tangsel semua, terlebih pada para seniman. Kami telah menunggu ibu walikota hampir empat jam, dan kami tetap setia dan bertahan di ruang ini,” buka Chavchay di depan hampir seratus pengunjung yang memenuhi ruang display saat pelelangan akan dimulai. Para pengunjung yang hadir tidak saja terdiri dari para seniman tetapi juga pelajar, warga umum, pejabat pemkot Tangsel dan kolektor lukisan meski sebagian mereka telah meninggalkan tempat.

Chavchay lalu memandu pelelangan. Ketua umum DKB tersebut juga mengomentari lukisan-lukisan yang dilelang sambil melakukan teror mental pada para pungunjung agar jiwa mereka tergerak membeli lukisan.

“Ini menjelang bulan Ramadan. Betapa indahnya jika kita bisa berbagi. Hasil penjualan lukisan ini akan kita sumbangkan kepada rekan-rekan tuna netra. Betapa besar jiwa para seniman dengan segala keterbatasannya mereka tetap ingin berbagi dengan saudara-saudara kita yang tuna netra,” sentuh Chavchay di atas podium sambil memimpin jalannya pelelangan.

Satu persatu lukisan yang terdiri dari 16 lukisan dan 1 patung perunggu terjual habis dalam tempo 1,5 jam. Para pelukis yang melelang karyanya di acara pameran ini ialah Agam Pamungkas Lubah, Agus Pisaro, Agus Widodo, Andi Suandy, Aris Budiono, Dhani Sugara, Dumas Indra, Hilmi Fabeta, Maria Tiwi, Mulyana Silihtonggeng, Raden Kumala, RB Ali, Roby Lukita, Samodro, Syis Paindouw, Veri Apriyatno, dan Yudie Oktav.

Para pembeli lukisan adalah ibu walikota sendiri dengan tiga lukisan, jajaran pemkot seperti ASDA, Kadis, dan kolektor. Bagi para kolektor yang ingin mengoleksi lukisan tentu saja bisa datang pada ruang display balai kota Tangsel karena acara pameran ini akan berakhir pada 23 Juni.

Hilmi Fabeta, ketua panitia pameran lukisan “ARTIDENTITY” yang juga anggota komite lukis DKTS, saat berbincang dengan rekan-rekan dan Litera menyatakan kegembiraannya karena lelang berjalan sukses.

“Mewakili panitia pelaksana pameran Art identity saya sampaikan terima kasih atas kehadiran dan partisipasi kawan-kawan sekalian. Dalam dua hari ke depan akan coba diselesaikan administrasi dan laporannya. Mohon maaf atas kekurangan sana sini. Semoga silaturahmi semakin antar keluarga besar DKTS,” tulis Hilmi di grup WA. Hilmi yang juga pengurus komite lukis berharap jika momentum satu bulan pameran bisa menjadi tempat berbagi dan menggarap program.

Sementara itu ketua umum DKTS yang juga penanggungjawab seluruh acara pameran, H. shobir Poer menyatakan rasa senangnya atas keberhasilan lelang lukisan. Ia berharap esok akan banyak lagi para kolektor datang untuk membeli lukisan. (Mahrus Prihany)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *