Hilmi Fabeta: FLT Semacam Titik Masuk

22523791_1854979727850232_692067592_n

Tangsel (Litera.co.id) – Salah seorang penggagas yang ada di balik acara Festival Literasi Tangsel (FLT) yang akan digelar pada tanggal 4-5/11 adalah Hilmi Fabeta. Ia adalah ketua Tangsel Creative Foundation. Hilmi yang juga hadir pada pertemuan hari Minggu 15/10 dalam rangka persiapan event FLT sangat berharap event FLT tersebut berjalan sukses.

“FLT sesungguhnya semacam titik masuk bagi acara-acara literasi besar lain di Tangsel. Selama ini memang telah cukup banyak acara seni, sastra, dan literasi di Tangsel dan kita sangat mengapresiasi itu. Tapi kita berharap ada event yang bisa disebut festival yang bisa mengakomodir bermacam acara. FLT akan berlangsung selama dua hari dan akan mengangkat 11 item acara,” tutur Hilmi. Ia berharap jika acara ini sukses, akan berlanjut di tahun berikutnya.

Beberapa item acara yang akan diadakan adalah panggung seni, musik, puisi, film dan animasi, diskusi buku, bazar buku, dan peluncuran buku antologi puisi juga beberapa acara lain yang berkaitan literasi.

“Antologi yang akan diluncurkan mengangkat tema tentang Situ, kota, dan paradoks. Mungkin ini hanya semacam ilustrasi untuk kota Tangsel saat ini. Tapi sebenarnya lebih dari itu, ini bisa menjadi semacam referensi tentang kota lewat puisi, cerpen, esai, dan gambar,” lanjut Hilmi.

Lebih lanjut Hilmi menerangkan jika panggung nanti bisa menjadi suatu hal yang berbeda ketika di sana disajikan penampilan kombinasi antara musik, puisi, teater, dan film animasi yang semuanya digarap oleh teman-teman pegiat seni dan sastra Tangsel.

“Bagaimanapun ini adalah kerja kita semua dan untuk kita semua,” lanjut pria jangkung berkacamata yang juga sering memakai topi koboi tersebut di hadapan rekan-rekan pegiat seni dan sastra yang hadir.

(Mahrus Prihany)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *