Dua Sastrawan Tangsel Lolos MUNSI

18600810_1689477861067087_844532119_n

Litera.co.id (Tangsel)- Dua sastrawan Tangerang Selatan lolos seleksi untuk mengikuti Musyawarah Nasional Sastrawan Indonesia (MUNSI). MUNSI adalah event tahunan yang diadakan oleh Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa yang telah dimulai pada tahun lalu. Musyawarah tahun ini adalah musyawarah nasional sastrawan yang kedua.

Sebagaimana yang telah diumumkan badan bahasa beberapa waktu lalu, dua sastrawan Tangsel yang lolos seleksi adalah H. Shobir Poerwanto dan Zaenal Radar T. Mereka lolos seleksi lewat jalur seleksi dengan cara mengirim buku sastra. Badan bahasa sendiri menyeleksi sastrawan yang mengikuti musyawarah ini lewat beberapa jalur seperti seleksi buku, seleksi karya dengan mengirim puisi, esai, cerpen, dan kritik sastra.

MUNSI II tahun ini akan diikuti 144 sastrawan dari seluruh Indonesia sebagaimana yang telah diumumkan badan bahasa. Selain 2 sastrawan Tangsel, ada 6 nama lain yang mewakili Banten. Mereka adalah Dhenok Kristianti, Ewith Bahar, Gol A Gong, Nana Sastrawan, Rini Intama, dan Ahmad Wayang.

Ketika ditemui Litera pada suatu kesempatan di sela acara persiapan workshop Dewan Kesenian Tangerang Selatan (DKTS), H. Shobir Poer yang juga merupakan ketua umum DKTS dan Zaenal Radar yang juga aktif di komite film DKTS- Mereka menyatakan harapannya jika MUNSI ini bisa menjadi musyawarah yang bisa membawa perkembangan pada kemajuan sastra Indonesia.

“Acara MUNSI ini bagus, keikutsertaan peserta dengan seleksi merupakan sesuatu yang baik dan fair. Semua bisa memiliki kesempatan yang sama. Kami berharap ini juga bisa membawa perkembangan sastra tanah air. Khusus bagi kami berdua adalah bisa membawa hasil musyawarah ini kepada para pelaku sastra di Tangsel,” terang H. Shobir Poer yang juga salah satu dewan pendiri Komunitas Sastra Indonesia (KSI) dan juga pembina KSI Tangsel.

Zaenal Radar T juga mengamini ucapan ketua umum DKTS tersebut. Lelaki berkacamata yang juga penulis skenario ini berharap ajang ini bisa menjadi ajang musyawarah yang memiliki arah guna perkembangan sastra.

MUNSI II ini akan digelar pada tanggal 19-21 Juli 2017 di Jakarta. (Mahrus Prihany)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *