Pameran Lukisan DKTS Dibuka

artidentity

Litera.co.id (Tangsel)- Pameran lukisan oleh Dewan Kesenian Tangerang Selatan (DKTS) dibuka pada hari Selasa (23/5). Pameran yang bertajuk “ARTIDENTITY” tersebut digelar di salah satu ruang di balai kota pemerintah kota Tangerang selatan yang terletak di bilangan Pamulang II. Pameran lukisan yang dikomandani oleh komite lukis DKTS ini rencana akan berlangsung selama sau bulan dari tanggal 23 Mei-23 Juni 2017.

Acara pembukaan berjalan sedikit berbeda dari yang diharapkan panitia karena walikota datang terlambat. Acara dibuka pkl 11.00 seperti yang telah diagendakan dengan dipandu MC Zhevita (komite teater DKTS) dan Bang Jay (komite seni tradisi DKTS). Sambil menunggu perwakilan pemerintah kota yang hadir, acara kemudian diisi dengan pembacaan puisi dan penampilan musik dari seniman DKTS.

pkl 11.45 bapak ASDA I kota Tangerang Selatan, DR. Rahmad Salam tiba. Acara kemudian dibuka secara resmi. Sambutan pertama disampaikan oleh ketua umum DKTS, H. Shobir Poer sebagai penanggungjawab seluruh kegiatan di pameran ini.

“Pameran ini menunjukkan bahwa seniman di Tangsel bisa bersama. Akan ada banyak agenda di pameran ini seperti diskusi sastra dan budaya serta penampilan seni lainnya sebagai bentuk kepedulian DKTS pada perkembangan seni khususnya yang berasal dari akar rumput, bukan hanya para seniman yang tergabung di DKTS,” tutur H.Shobir Poer dalam sambutannya.

Sementara itu ASDA I dalam sambutannya mengatakan jika ia merasa bahagia dengan acara pameran ini.

“Dengan agama hidup menjadi berkah, dengan ilmu hidup menjadi mudah, dan dengan seni hidup menjadi indah,” ucap ASDA I. Rahmad Salam lalu mengajak para hadirin berdiri untuk menyanyikan lagu “Ibu Petiwi”.

ASDA I sejenak sempat mengamati salah satu lukisan yang dipajang mengelilingi ruangan dalam display balai kota tersebut. Lalu secara mengejutkan ASDA berkata pada para pengunjung dan beberapa para awak media yang hadir.

“Silahkan dicatat ini, hari ini saya menegaskan bahwa tanggal 23 Mei adalah hari seniman Tangerang Selatan,” pernyataan tersebut lalu disambut dengan tepuk tangan meriah oleh para hadirin.

Acara pembukaan sempat terhenti untuk makan siang sambil menunggu walikota yang akan datang.

Pkl 13.30 acara dilanjutkan kembali dengan diisi pembacaan puisi dan penampilan Dik Doank sang hadir sebagai kurator pameran lukisan ini. Pkl 14.15 walikota hadir dan diminta langsung oleh Dik Doank untuk memberi sambutan.

Dalam sambutannya Airin Rachmi Diany mengucapkan permohonan maafnya karena keterlambatannya tiba. Walikota baru saja kembali dari Makassar untuk sebuah acara terkait smart city dalam kapasitasnya sebagai ketua Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia.

“Saya senang sekali dengan acara ini. Saya juga bangga dengan beberapa teman seniman yang begitu kreatif dan tetap teguh mengembangkan seni di Tangsel. Saya juga ingin sekali menciptakan kantor walikota ini sebagai tempat yang nyaman dan ramah bagi warga. Jadi mereka yang datang kemari merasa nyaman seperti saat mereka datang ke kantor swasta,” tutur Airin. Walikota juga mengatakan jika ia memperbolehkan warga untuk datang dan menikmati fasilitas balai kota untuk olahraga pada akhir pekan. Senin-Jumat adalah pelayanan karena kantor harus bekerja melayani segala urusan.

Menjelang pkl 15.00 dimulailah acara utama pembukaan pameran, yaitu lelang lukisan yang dipimpin oleh ketua umum Dewan Kesenian Banten, Chavchay Syaifullah. Acara lelang yang sempat mundur beberapa jam ini berlangsung dengan lancar meski sempat disayangkan karena beberapa kolektor lukis potensial yang terlihat hadir telah meninggalkan tempat. (Mahrus Prihany)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *