Kemeriahan 3 Tahun Rumah Seni Asnur

IMG-20171126-WA0004-001

DEPOK (Litera.co.id) – Pentas puisi dalam rangka memperingati 3 tahun Rumah Seni Asnur yang diadakan pada Sabtu siang, 25 November 2017 berlangsung meriah. Pentas puisi yang digelar di Teater Studio Rumah Seni Asnur dihadiri sejumlah penyair dan pegiat literasi dari Jakarta, Bekasi, Bogor, Natuna, dan Papua.

Walikota Depok KH. Idris Abdul Somad yang rencananya akan hadir dan baca puisi, tapi urung datang karena kurang sehat, demikian pesannya melalui WhatsApp kepada Asrizal Nur selaku pendiri Rumah Seni Asnur. “Sedangkan Menaker RI Hanif Dhakiri mendadak ada acara yang tidak bisa ditinggalkan,” kata Asrizal Nur.

Rumah Seni Asnur didirikan pada tahun 2014. Asrizal Nur kini mengaku kesulitan dan mulai terseok-seok membiayai operasional Rumah Seni Asnur. Berangkat dari keprihatinan karena tidak adanya gedung kesenian sebagai tempat atau wadah seniman untuk berekspresi mementaskan karyanya, maka didirikanlah Rumah Seni Asnur.

Beberapa pengurus Dewan Kesenian Depok (DKD) tampak hadir pada acara yang bertajuk “Apresiasi dan Solidaritas untuk Rumah Seni Asnur” ini yang menampilkan pembacaan puisi, musikalisasi puisi, dan dramatisasi puisi.

Para penampil antara lain A. Slamet Widodo, Jimmy S Johansyah, Imam Ma’arif, Sofyan RH Zaid, Jeffrey Sumampouw, Iman Sembada, Ade Novi, Maria Rose, Deavies Sanggar Matahari, Nila Hapsari, Sekolah Master Depok, Fajar Intan, dan lain-lain. Acara berakhir pada pukul 17.30 WIB. (R)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *