Hasil Kurasi Antologi Puisi “Kunanti di Kampar Kiri”

IMG_20180725_085951_392

PEKANBARU (Litera.co.id) – Setelah melalui proses dan diskusi panjang oleh tiga kurator, yakni Ahmadun Yosi Herfanda (Jakarta), Fakhrunnas MA Jabbar (Riau) dan Iyut Fitra (Sumatera Barat), hasil kurasi Antologi Puisi Kunanti di Kampar Kiri yang diikuti 205 penyair nusantara.

Nama-nama yang lolos kursi sebagai berikut:

1. Aan Hidayat (Lampung Barat)
Sajak Rindu Untuk Gunung Sahilan
Kampar, Singgahlah ke Tubuhku
1. Abdul Hanif bin Musa (Johor, Malaysia)
Dari Serumpun Akar
2. Abidin Wakur (Halmahera, Maluku)
Duplikat
3. Ade Novi (Jakarta)
Jejak Pesonamu Gunung Sahilan
Kembaliku Padamu di Rimbang Baling
4. Afry Adi Chandra (Jawa Timur)
Di Sela Halaman yang Basah Oleh Cahaya Bulan
Yang Membentuk Barisan Itu Bernama Awan
5. Aha (Riau)
Hikayat Gunung Sahilan
6. Ahmad Asy’ari (Sumenep, Madura)
Kampar Kiri
7. Andi P. Rukka (Sengkang, Sulawesi Selatan)
Rimbang Baling Bertasbih
8. Rohani Din (Singapura)
Tunggu Aku
9. Anjrah Lelono Broto (Mojokerto, Jawa Timur)
Aku Mencintai Seperti Rimbang Baling
10. Arrifin Noor Hasby (Banjarbaru, Kalimantan Selatan)
Setelah Selesai Sajak
11. Asep Rachman Muchlas (Serang, Banten)
Hikayat Kuam Rimba
12. Asqo L. Fatir (Serang, Banten)
Hari Raya Ka Gun
13. Awi Andjung (Riau)
Di Balik Istana Kau Jenguh Jua
14. Ayu Harahap (Medan, Sumut)
Dalam Membentang
15. Azizah MDS (Kedah, Malaysia)
Gamitan Senyuman Gunung Sahilan
16. Azwar Sutan Malaka (Bukittinggi, Sumbar)
Ke Kampar Kiri Kita ke Kampar Kiri
17. Bambang Widiatmoko (Yogyakarta)
Sihir Rimbang Baling
Tubuh Waktu
18. Budi Hatees (Padangsidempuan, Sumut)
Di Bukit Rimbang Baling I
19. Bunda Swanti (Riau)
Rinduku di Rimbang Baling
20. Cahaya Buah Hati (Riau)
Yang Pecah Tak Tertegah
21. Cinta Damayanti (Jawa Timur)
Penantian di Kampar Kiri
22. Puan Rinai (Surabaya, Jawa Timur)
Kabar dari Rimbang Baling
23. Dalle Dalminto (Bantul)
Purnama di Atas Gunung Sahilan
Cahaya Surga
24. Dhaniel Yudha Kumoro (Jawa Timur)
Yang Tinggal
25. Diah Febriani (Lampung)
Catatan Ayah
Catatan Silam
26. Dian Rennuati (Palembang)
Pada Jejakmu di Rimbang Baling
Seorang Gadis Berkerudung Pagi
27. Dimar (Medan, Sumut)
Kepala Laila di Gunung Sahilan
Datuk
28. DM Ningsih (Riau)
Menulis Aksara di Arus Subayang
Dan Luka Itu Pun Datang
29. Edrida Pulungan (Jakarta)
Kutitip Rindu Bukit Rimbang Baling
Cintaku Tertinggal di Kampar Kiri
30. Eko Raghiel (Riau)
Mengikat Pita
31. Emi Suy (Jawa Timur)
Riwayat Bukit Rimbang Baling
Kampar Kiri Janganlah Dikebiri
32. Erika Ney Danti (Madiun, Jawa Timur)
Kata-Kata yang Tertinggal
33. Erwan Juhara (Bandung, Jawa Barat)
Seekor Murai yang Bernyanyi dari Gunung Sahilan
Kampar
34. Eryka Syams (Bogor)
Gun
35. Fahmi Wahid (Kalimantan Selatan)
Kunanti di Kampar Kiri: Ketika Bukit dan Hutan Menagih Janji Sungai
Sabda Semesta Bumi
36. Faris Al Faisal (Jawa Barat)
Dari Gunung Sahilan
Bukit Kekasih Rimbang Baling
37. Feni Efendi (Payakumbuh, Sumbar)
Kisah Kuntu di Gunung Sahilan
Gadis Perantau
38. Fiky Indra Gunawan (Kalimantan Barat)
Di Lereng Air Terjun Batang Kapas
39. Fina Alvionita (Sidoarjo, Jawa Timur)
1000 Tahun Lagi
40. Free Hearty (Jakarta)
Sebelum Semuanya Ya.. Allah
Ketika Amanah Tak Dijaga
41. Gismawarni (Sumbar)
Rindu Riak Subayang
42. Hamri Manoppo (Sulawesi Utara)
Aku Tak Akan Menjarah Sejarah
Berburu Harimau di Tanah Riau
43. Hartinah Ahmad (Singapura)
Melambai Gunung Sahilan Nan Jauh
Nantikan Aku di Kampar Kiri
44. Heny Anggreini (Medan, Sumut)
Gunung Sahilan
45. I Made Kridalaksana (Bali)
Kisah dari Atas Piyauku
46. Ihsan Subhan (Jawa Barat)
Hari Raya Ka Gun
Bermimpi ke Kampar Kiri
47. Ilhamdi Putra (Sumbar)
Teruka Rimbang Baling
Orang-orang Kampar
48. Imam Rosyadi Mahmudi (Sumenep)
Aku Menemukanmu Sebagai Peninggalan
Aku Menunggumu Sebagai Air Terjun
49. Irvan Muyadie (Tasik Malaya)
Hikayat Sungai
50. Irvan Syahril (Jawa Barat)
Kemarahan Seorang Ibu
; dari cerita rakyat ‘Si Lancang’ Kampar
51. Joel Pasbar (Sumbar)
Catatan Rindu
Suatu Hari di Kampar Kiri
52. Julaiha Sembiring (Sumut)
Di Dada Kampar
Mengipuk Hajat di Rimbang Baling
53. Juli Prasetya (Jawa Tengah)
Angin yang Terlambat Menemani Kita
Mengenang Rindu di Kampar Kiri
54. Jumari HS (Kudus)
Melidius Gunung Ibul
Hutan Rimbang Baling
55. Jummita Sari S,Pd (Sumbar)
Hikayat Sumpah Soeti
Napak Tilas
56. Kakanda Redi (Bali)
Lawatan Aangan-angan
Munajat Perjumpaan
57. Khanafi (Jawa Tengah)
Sandang Rimbang Baling Rimba Kata
Menyulam Pewaris Gunung Sahilan
58. Kim Al Ghozali AM (Probolinggo, Jawa Tengah)
Menuju Gunung Sahilan
59. Kuswanto Ferdian (Madura)
Bulan Telanjang, Bu
60. L Margi (Surabaya)
Lubuk Larangan
Masa Kecil di Kampar Kiri
61. M.Z Bilal (Riau)
Kucing Hutan Rimbang Baling
62. Mahfud RD (Yogyakarta)
Kabar Maut
Sepotong Janji di Gunung Sahilan
63. Mas Afin Z (Giliraja)
Titik Kesunyian
64. Mena Dewi Lestari (Jawa Barat)
Jarak
65. Mohd Rosli Bakar (Johor, Malaysia)
Damai di Perbukitan Rasa
Menulusuri Kitab Persejarahan
66. Muhammad Abdurrachman (Sukabumin Jawa Barat)
Menanti Pulang
Jika Engkau
67. Muhammad De Putra (Riau)
Di Rimbang Baling
Kutulis Sajak Untuk Mencari Rimbang Baling
68. Mulyati Umar (Riau)
Cintaku Terpahat di Gunung Sahilan
69. Musa Ismail (Kepulauan Riau)
Pada Puncak Bukitnya
Puncak Kemenangan
70. Neneng Hendriyani (Bogor)
Malam Kenduri di Kampar Kiri
71. Neni Yulianti (Cirebon)
Negeri Gunung Sahilan
72. Nik Mnasour Nik Abdul Halim (Vietnam)
Padi Ayah Emak Kita
Balik ke Bukit Jauh
73. Norazimah Abu Bakar (Malaysia)
Cerita Dari Kekasih Kepada Kekasih
Melukismu di Mata Halimunku
74. Norham Abdul Wahab (Riau)
Sajak Tiga Serangkai Gunung Sahilan
Rimbang Baling
75. Nur Komar (Jepara)
Bukit Perkasa
Kutanam Rindu di Kampar Kiri
76. Nur Syadza Zahira MR (Johor Bahru, Malaysia)
Nantikanku di Kampar Kiri
77. Nurman N Bayan (Maluku)
Ibu Sungai yang Menanti
Aku Telah Tumbuh Atas Namamu
78. Nuriyah Widi Astuti (Kulon Progo, Jawa Timur)
Cerita dari Tanah Surga
Selendang Teman
79. P. Nuraeini (Sumedang)
Rembulan Jatuh di Kampar Kiri
Senja Merona di Rimbang Baling
80. Pusvi Devi (Riau)
Langit-langit dan Harapan yang Sempit
Upaya Bomoh Menangkal Bajang
81. Putra Amphu (Riau)
Lelo
Rimbang Baling
82. Pye Moonir (Jawa Timur)
Pulang
83. Q, Alsungkawa (Lampung Barat)
Tarian Riak Subayang
Embun Pagi di Teras Kampar Kiri
84. R. Amalia (Sidoarjo)
Senja di Kampar Kiri
Rimbang Baling Rindang
85. R Hamsyah (Pandeglang)
Di Rimbang Baling Dekat Lubuk Larangan
Kampar Kiri dan Jejak yang Memanjang
86. Rafflesia Darlina (Sabah, Malaysia)
Kujelangmu, Gunung Sahilan
87. Ratih Amalia Lestari (Jayapura, Papua)
Rindu Menggiring di Rimbang Baling
88. Ratna Ayu Budhiarti (GArut)
Pisang Sikekek
Batu Belah
89. Redovan Jamil (Sumbar)
Snolam Dara Kampar Kiri
90. Refdinal Muzan (Sumbar)
Membelah Sepi di Atas Piyau
Melankolia Subayang
91. Rizqie M.A. Atmanegara (Kalimantan Selatan)
Piau
92. Rian Kurniawan Harahap MPd (Riau)
Kampar Kiri, Gunung Sahilan dan Rimbang Baling
93. Rida K Liamsi (Riau)
Gunung Sahilan
: Tij
94. Rizki Andika (Karawang)
Sepasang Langkah di Batu Dinding
95. Romy Sastra (Sumbar)
Dari Serambi Mekah ke Gunung Sahilan
96. Rusdi El Umar (Sumenep, Madura)
Riuh Fajar di Rimbang Baling
97. S. Ratman Suras (Jawa Tengah)
Elegi Gunung Sahilan
: meriam lelo
98. Saiful Bahri (Sumenep, Madura)
Kidung Gunung Sahila
99. Salman Yoga S (Aceh)
Menitip Angin di Rimbang Baling
Batu Makam Raja Gunung
100. Samsudin Adlawi (Banyuwangi, Jatim)
Lelo Lelap
101. Sartika Sari (Medan, Sumut)
Panggung Sepi Sahilan
Sejumput Mimpi di Bukit Bimbang
102. Siti Maulid Dina (Medan, Sumut)
Secangkir Kampar Kiri
103. Sufyan (Sumenep)
Mata Rindu
: Kunni Masrohanti
104. Sulaiman Juned (Padang, Sumbar)
Mendendangkan Nyanyian Rindu
Rimba Baling
105. Sulthan Indra (Sumbar)
Meminang Puan di Rimbang Baling
106. Sunaryo JW (Sumut)
Sabda Sesat Para Pembalak
Kontemplasi
122. Suyatri Yatri (Riau)
Gadis Perawan Rimbang Baling
Dendang Subayang
123. Suyitno Ethex (Mojokerto)
Riau
Disyangkan
124. Tima Fathimah (Purwakarta)
Cinta di Gunung Sahilan
Namamu dalam Biji Karet
Kutemukan yang Hilang
125. Titian Sadewo (Sumut)
Pesta Puisi di Gunung Sahilan
Puisi-puisi Mengalir di Air Terjun Batang Kapas
126. Titik Damayanti (Gresik, Jawa Tengah)
Kenangan di Ujung Mata
Ketika Jejak Menjelma Mimpi
127. Titin Upianti (Lampung Barat)
Rimbang Baling Suatu Hari
128. Ubai Dillah Al Anshori (Pematang Siantar, Sumut)
Panggil Aku Sahilan
Kepada (RB)
129. Ujang Saepudin (Cianjur)
Imajinasi Asmara
Ketabahan Kampar Kiri
130. Ummi Rissa (Bekasi)
Homeland Melayu
Merindumu Tanpa Syarat
131. Viddy Ad Daery (Jawa Timur)
Kabar Ombak Kampar
Rimba Rimbang Baling
132. Wacana Minda (Malaysia)
Kedamaian Bukan Hanya Milik Dewa
Rimbang Baling – Aku Bernyanyi Bersama Sonian
133. Wayan Jengki Sunarta (Bali)
Kususuri Jejakmu di Rimbang Baling
Minanga Tanvar
134. Yahya Andi Saputra (Jakarta)
Cerita Pagi di Kampar Kiri
Menyusuri Riwayatmu
135. Yanu Faoji (Jawa Tengah)
Bukit yang Meluruhkan Tubuhnya
Doa yang Senantiasa Memeluk Awan
136. Yeyen Kiram (Sumbar)
Puisi Kampar
137. Yulia Tasnim (Sumut)
Cerita Para Perantau
Catatan Penantian
138. Yunfika (Binjai, Sumut)
Rindu Pulang
Berpayung Awan
139. Zakiya Gania (Riau)
Sehari Menjejak Lipatkain
140. Zamhir Arifin (Riau)
Menaruh Cemas Pada Rimbang Baling

Buku antologi puisi tersebut akan diluncurkan pada perayaan Hari Puisi Indonesia di Pekanbaru pada bulan Agustus mendatang. (R)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *