Category Archives: puisi

Puisi-puisi Rifky Raya

rifkyraya-1

Rifky Raya, lahir di Sumenep, Pulau Madura, Jatim, 15 April 1993. Mahasiswa Jurusan Pendidikan Agama Islam, Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Aqidah Usymuni (STITA), Tarate Pandian Sumenep. Alumnus Pondok Pesantren Annuqayah Daerah Lubangsa. Tulisan-tulisannya dimuat beberapa media lokal dan nasional. Juga dalam antologi bersama, Ketam Ladam Rumah Ingatan (LSS Reboeng, Jakarta, 2016), Lubang Kata (2017), The First Drop Of Rain (2017), dll. Selama di pesantren, aktif di Sanggar Pangeran (2007-2011), Sanggar Andalas (2010-2011), Teater Kotemang (2008-2011). Saat ini aktif menulis dan berkesenian di Komunitas Pelar sekaligus aktivis di Padepokan Bintang Sembilan.

Puisi-puisi Zainul Alim

New Picture (5)

Zainul Alim, kelahiran Bangkalan, Madura. Aktif di Unit Kegiatan Mahasiswa Seni Nanggala. Sedang menempuh pendidikan S1 di jurusan Sastra Inggris Fakultas Ilmu Sosial dan Budaya, Universitas Trunojoyo Madura. Karyanya dalam bentuk cerpen dan artikel kebahasaan pernah dimuat di beberapa majalah pesantren. Karyanya juga tergabung dalam antologi cerpen dan puisi Tirai Kebisuan (2014).

Puisi-puisi Isnadi

13645114_1122269927839888_6963942012914766224_n

Isnadi, lahir di Nganjuk, Jawa Timur pada 10 Juni 1971. Buku kumpulan puisi Tetirah, Cermin, Merupa Tanah di Ujung Timur Jawa. Menerjemahkan novel Sula karya Toni Morison, Galilo and The Magic Number karya Sidney Rosen, Alice Adventures Underground karya Lewis Carrol. Novelnya berjudul Mata Ibu diterbitkan penerbit Pagan Press, 2015.

Puisi-puisi Deni Puja Pranata

New Picture (4)

Deni Puja Pranata, kelahiran Sumenep, Madura. Menyelesaikan Studinya di jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Budaya, Universitas Trunojoyo Madura. Karyanya tergabung dalam antologi bersama Memo untuk Presiden (2014). Antologi Jalan Bersama (Yayasan Panggung Melayu 2014). Antologi Wakil Rakyat (2013). Antologi puisi bahasa Madura JHIMAT (Disparbud Sumenep 2014). Antologi Nyanyian Para Pecinta (Ganding Pustaka 2015). Antologi Memo Anti Terorisme (Forum Sastra Surakarta 2016). Antologi Laut Kenangan (UKM Nanggala Universitas Trunojoyo Madura, TANKALI 2017), dan Antologi Indonesia 2030 (Jejak Publihser 2017).

Puisi Encep Abdullah

encep

Encep Abdullah, berkomunitas di Kubah Budaya. Karyanya dalam bentuk cerpen dan artikel kebahasaan pernah dimuat di media lokal dan nasional. Buku puisinya yang sudah terbit Tuhan dalam Tahun (2014). Berprofesi sebagai guru di Sekolah Menengah di Serang, Banten. Mendapat penghargaan sastra oleh Dewan Kesenian Banten (DKB) pada tahun 2017 dalam kategori anak muda penggerak sastra.

Puisi-puisi Willy Ana

willy ana

Willy Ana, lahir di Bengkulu, 29 September 1981. Buku kumpulan puisinya yang telah terbit adalah  Aku Berhak Bahagia (2016), Tabot Aku Bengkulu (2016) dan Petuah Kampung (2017). Puisi Willy dimuat di sejumlah media, antara lain Amanah, Riau PosKoran Tempo dan Indopos. Salah satu puisinyamasuk menjadi nomine Litera Award 2017. Sebagian puisi lainnya terhimpun di beberapa antologi puisi bersama seperti Antologi Puisi Kopi 1.550 Mdpl (2016), 6,5 SR Luka Pidie Jaya (2017),  Nyanyian Puisi untuk Ane Matahari (2017) dan Ziarah Sunyi (2017). 

Puisi-puisi Wawan Kurniawan

Wawan Kurn

Wawan Kurniawan, menulis puisi, cerpen, esai dan menerjemahkan. Buku puisi pertamanya berjudul Persinggahan Perangai Sepi (2013). Pernah diundang sebagai penulis Indonesia Timur di Makassar International Writers Festival (MIWF) 2015. Buku puisi kedua Sajak Penghuni Surga (2017). Buku esai pertamanya berisi 50 tulisan yang pernah dimuat di Koran Tempo Makassar dari tahun 2013-2016 terbit Februari 2017 dengan judul Sepi Manusia Topeng oleh Penerbit Nala Cipta Litera kerjasama komunitas Literasi Makassar dan Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI) Sulawesi Selatan. Karya-karyanya telah tersiar di banyak media massa.

Puisi-puisi Alvin Shul Vatrick

New Picture (3)

Alvin Shul Vatrick, adalah nama tambahan, sementara nama Shul Vatrick adalah nama yang diberikan oleh orang tua sejak ia dilahirkan pada 18 Oktober 1977 di Luwu. Sangat menyenangi sastra terlebih puisi. Kini tinggal di Larompong, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan. Bersama beberapa rekan penyair dalam waktu dekat berencana menerbitkan antologi puisi berjudul ARKAIS (Antologi Puisi Penyair Tiga Pulau).

Puisi-puisi Setia Naka Andrian

Setia Naka Andrian []

Setia Naka Andrian, lahir dan tinggal di Kendal sejak 4 Februari 1989. Pengajar di Universitas PGRI Semarang. Meraih Penghargaan Acarya Sastra 2017. Menerbitkan buku puisi, Perayaan Laut (April, 2016), Manusia Alarm (Agustus, 2017), Orang-Orang Kalang (Agustus, 2017). Peraih Penghargaan Acarya Sastra 2017 dari Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan RI.

Puisi-puisi Sufyan

New Picture (2)

Sufyan, lahir pada 9 Juli 1985 di Dusun Jurak Daya 002/002, Desa Juruan Daya, Batuputih, Sumenep. Alumni Pondok Pesantren Darul Hikmah Batuputih, Pondok Pesantren Mathali’ul Anwar dan Raudlatut Thalibin Sumenep dan Universitas Negeri Surabaya ini sekarang mengabdi di SMKN 1 Sumenep sebagai guru produktif Administrasi Perkantoran. Karir kepenulisannya tidak begitu mulus, tetapi ia punya tekad dan keyakinan untuk terus belajar dan menulis.