Puisi-puisi Kurliyadi

Kurliyadi, lahir di kepulauan Giligenting Sumenep Madura, salah satu alumni pondok pesantren Mathali’ul Anwar Pangarangan Sumenep, menulis karya sastra berupa puisi, cerpen, novel, roman, pantun ,esai dan lainlain.dalam dua dua bahasa (Indonesia dan Madura) beberapa karyanya juga pernah dipublikasikan di media massa dan tergabung di sejumlah antologi bersama. Kini tinggal dan bergiat di Cirebon.

Continue Reading

Puisi-puisi Gustu Sasih

Gustu Sasih lahir tahun 1988 di Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat. Namanya tercantum dalam buku Apa dan Siapa Penyair Indonesia (YHPI, 2017). Menulis puisi sejak masih SMP. Berawal dari ketertarikannya pada potongan-potongan puisi yang sering ia temukan pada lembar-lembar soal ujian. Puisi-puisinya telah diumumkan di sejumlah surat kabar dan media online. Juga tergabung dalam beberapa […]

Continue Reading

Puisi-puisi Budhi Setyawan

Budhi Setyawan, lahir di Purworejo, 9 Agustus 1969. Puisinya telah termuat di sejumlah media massa dan antologi bersama. Buku puisi terbarunya Sajak Sajak Sunyi (2017). Mengelola komunitas Forum Sastra Bekasi (FSB) dan Kelas Puisi Bekasi (KPB), serta bergabung di kegiatan Sastra Reboan dan Komunitas Sastra Kemenkeu (KSK). Saat ini bekerja di Kementerian Keuangan.

Continue Reading

Puisi-puisi Angga Wijaya

I Ketut Angga Wijaya, Lahir di Negara, Bali, 14 Februari 1984. Belajar menulis puisi sejak SMA saat bergabung di Komunitas Kertas Budaya asuhan penyair Nanoq da Kansas. Puisi-puisinya pernah dimuat di Warta Bali, Jembrana Post, Independent News, Riau Pos, Bali Post, Jogja Review, Serambi Indonesia, Denpost, Tribun Bali, tatkala.co, balebengong.id, qureta.com, galeribukujakarta.com dan Antologi Puisi […]

Continue Reading

Puisi-puisi Muhamad Kusuma Gotansyah

Muhamad Kusuma Gotansyah, lebih dikenal dengan panggilan akrabnya yaitu Gotan. Lahir di Tangerang, 2002. Menetap dan bersekolah di Kuala Lumpur. Gemar bermusik, menulis, dan membaca. Beberapa karyanya berupa cerpen dan puisi pernah dimuat di media-media online seperti Litera dan Nusantaranews. Ia juga memiliki blog yang beralamat di berisiklegal.wordpress.com

Continue Reading

Sepotong Jazz Iman Sembada

Iman Sembada dilahirkan di Purwodadi, Jawa Tengah, 4 Mei 1976. Ia menulis puisi yang dipublikasikan di berbagai media massa. Buku puisi tunggalnya Air Mata Suku Bangsa (2004) dan Perempuan Bulan Ranjang (2016). Kini sedang menyiapkan buku antologi puisi terbaru. Sehari-hari bergiat di Komunitas Sastra Indonesia (KSI).

Continue Reading

Puisi-puisi Kim Al Ghazali

Kim Al Ghozali AM lahir di Probolinggo, 12 Desember 1991. Kini mukim di Denpasar dan bergiat di Jatijagat Kampung Puisi (JKP 109). Puisi-puisi dan tulisannya yang lain tersebar di pelbagai koran di Indonesia, di media online dan banyak antologi. Buku puisinya Api Kata (Basabasi, 2017) masuk daftar panjang Kusala Sastra Katulistiwa 2016-2017. Buku terbarunya yang […]

Continue Reading

Puisi-puisi Bambang Widiatmoko

BAMBANG WIDIATMOKO, penyair kelahiran Yogyakarta ini memiliki kumpulan puisi tunggal antara lain Kota Tanpa Bunga (2008), Hikayat Kata (2011), Jalan Tak Berumah (2014), Paradoks (2016), Silsilah yang Gelisah (2017). Kumpulan esainya Kata Ruang (2015). Sajaknya terhimpun di berbagai antologi puisi bersama antara lain Deklarasi Puisi Indonesia (2012), Sauk Seloko (2012), Secangkir Kopi (2013), Lintang Panjer […]

Continue Reading

Puisi-puisi H. Shobir Poer

H. Shobir Poer adalah nama pena dari Drs. H. Shobir Purwanto, MPd. Penyair yang juga pengajar. Karyanya telah banyak menghias media massa dan antologi. Karya tunggalnya adalah Mata Hati(1992), Kado Puisi (1997), Kota yang Luka Negeri yang Perih(1999), Membuka Pintu Langit (2000), MemujaMu di Tahta Langit (SMPS-2013/2016), Muhasabah Debu (DKTS, 2018). dan Menjahit Negeri Luka (Kumpula […]

Continue Reading

Puisi-puisi Mahdi Idris

Mahdi Idris, lahir di Aceh Utara, 03 Mei 1979. Karyanya berupa puisi, cerpen, dan esai dimuat berbagai media lokal dan nasional. Buku puisinya yang telah terbit: Lagu di Persimpangan Jalan (2014), Kidung Setangkai Sunyi (2016), Kutukan Rencong (2018) dan Sebatang Pena di Meja Penyair (2018). Saat ini menetap di Desa Hueng, Kec. Tanah Luas, Aceh Utara.

Continue Reading