Buku Antologi Puisi Guru Terbanyak Raih Rekor MURI

Buku Antologi Puisi Guru Terbanyak Raih Rekor MURI

JAKARTA (Litera.co.id) – Dalam rangka memeriahkan Hari Puisi Indonesia 2018, gerakan 1000 guru Asean menulis puisi yang digagas oleh Asrizal Nur bersama Tim Kurator telah melalui proses panjang dan kini tengah dilakukan More »

Gerakan Akbar 1000 Guru Menulis Puisi

Gerakan Akbar 1000 Guru Menulis Puisi

JAKARTA (Litera.co.id) – Perkumpulan Rumah Seni Asnur membuat gerakan akbar 1000 guru menulis puisi. Kegiatan ini dalam rangka Hari Puisi Indonesia 2018, dan guna menggerakkan aktifitas menulis puisi di kalangan guru dan More »

 

Sastrawan Hamsad Rangkuti Meninggal Dunia

IMG_20180826_145622_782

DEPOK (Litera.co.id) – Sastrawan Hamsad Rangkuti meninggal dunia pagi tadi, Minggu, 26 Agustus 2018, pukul 06.00 WIB setelah menderita sakit komplikasi beberapa tahun. Hasad Rangkuti meninggal dunia dalam usia 75 tahun. Alamat duka di Jalan Swadaya 8, Tanah Baru, kota Depok.

Puisi-puisi Nuriman N. Bayan

New Picture (1)

Nuriman N. Bayan atau lebih dikenal dengan Abi N. Bayan lahir di desa Supu Kec. Loloda Utara, Kab. Halmahera Utara, Provinsi Maluku Utara 14 September 1990. Anak dari Hi. Naser Dano Bayan dan Rasiba Nabiu. Saat ini dipercayakan sebagai Pembina Komunitas Parlemen Jalanan Maluku Utara (Komunitas Teater) dan Komunitas Penulis Tepi. Karya-karyanya dipublikasikan di media daring dan terbit di beberapa surat kabar serta tergabung dalam antologi bersama di antaranya: Kita Halmahera: Kitab Puisi Penyair Maluku Utara (2017), Embun-Embun Puisi (2017), Mengunyah Geram: Seratus Puisi Melawan Korupsi (2017), Senyuman Lembah Ijen (2017), Negeri Bahari (2017), Rumah Seribu Jendela (2017) dll. Kini tinggal di Morotai (sebagai guru di MAS Nurul Huda Gotalamo).

Komunitas Penulis Nyi Mas Melati Gelar HPI 2018

FB_IMG_1535072101202

TANGERANG (Litera.co.id) – Komunitas Penulis Nyi Mas Melati akan merayakan Hari Puisi Indonesia (HPI) 2018. Perayaan HPI 2018 tersebut akan digelar pada Minggu, 26 Agustus 2018, pukul 13.00 WIB – selesai, di Gedung Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Ruang Akhlakul Karimah Lantai 3, Jalan Satria Sudirman No. 1 Kota Tangerang, Banten.

Pak Tua di Taman

New Picture

Erwin Setia lahir tahun 1998. Pembaca puisi dan prosa selain tentu saja menulis karya sastra genre tersebut. Kini bermukim dan bergiat di Bekasi, tepatnya Tambun Selatan. Tulisan-tulisannya pernah dimuat di berbagai media massa seperti Minggu Pagi, Solopos, Medan Pos, dan Cendana News. Bisa dihubungi melalui surel: erwinsetia2018@gmail.com.

Puisi-puisi Khanafi

New Picture

Khanafi, dilahirkan di Banyumas, Jawa Tengah, 4 Maret 1995. Puisi-puisinya tersiar di beberapa media online seperti linikini.id, situs tembi.net, serta termaktub di media cetak dalam sebentuk buku antologi puisi bersama seperti : Buku Antologi Puisi Negeri Bahari (Komunitas Negeri Poci, Tegal, 2018) Buku Antologi Padang Panjang Epitaf Kota Hujan (Temu Penyair Asia Tenggara 2018), Buku Antologi Kemah Sastera Nasional Senyuman Lembah Ijen (Banyuwangi 2018), dll.

Rindu Rendra: Rakyat Belum Merdeka

IMG_20180816_114735_238

JAKARTA (Litera.co.id) – Komunitas Burung Merak Rendra akan mempersembahkan Rindu Rendra. Acara yang bertajuk “Rakyat Belum Merdeka” ini akan dihelat pada 17 Agustus 2018, di Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki No. 73, Jakarta Pusat.

Reruntuhan Ketujuh

28167445_547460092295711_327271673279680635_n

Afryantho Keyn, lahir bertepatan dengan hari Sumpah Pemuda, 28 Oktober di Larantuka. Senang membaca dan menulis karya sastra, terutama cerpen. Menyelesaikan pendidikan tingkat menengahnya di Hokeng, Flores. Kini bergiat dan bermukim di Nusadani, Flores Timur, Nusa Tenggara Timur.

Puisi-puisi Yuditeha

FT Yuditeha anyar

Yuditeha, lebih dikenal sebagai prosais. Karya-karyanya antara lain: novel Komodo Inside (Grasindo, 2014). Kumcer Balada Bidadari (Penerbit Buku Kompas, 2016). Buku Puisi Hujan Menembus Kaca (Kekata, 2017). Buku Puisi Air Mata Mata Hati (Kekata, 2017). Kumcer Kematian Seekor Anjing pun Tak Ada yang Sebiadab Kematiannya (Basabasi, 2017). Kumcer Kotak Kecil untuk Shi (Stiletto, 2017). Kumcer Cara Jitu Menjadi Munafik (Stiletto, 2018). Juara ketiga lomba cerpen eksperimental Basabasi, Yogyakarta. Pemenang pilihan lomba cerpen Yayasan Bhinneka Nusantara. Juara kedua lomba cerpen Komsos KAS – Semarang, 2018. Juara kedua lomba cerpen Sejarah Yogyakarta, Dinas Kebudayaan Yogyakarta, 2018. Aktif di Komunitas Sastra Alit Surakarta dan Pendiri Komunitas Sastra Kamar Kata Karanganyar.

Cerpen “Bukan Sebambangan” Karya Rilda dari Inggris Juara Krakatau Award 2018

IMG_20180807_210203_205

LAMPUNG (Litera.co.id) – Anugerah Krakatau sekaitan Festival Krakatau 2018 yang ditaja Dinas Pariwisata Provinsi Lampung itu diikuti sebanyak 100 peserta/cerpen. Rilda, putri asli Lampung, satu-satunya peserta dari luar negeri. Ia bermukin di Inggris. Sementara lainnya dari Aceh, Sumatera Barat, Sumut, Riau, Jakarta, Yogyakarta, Semarang, dan dari kota/daerah di Indonesia.

Panggung Puisi Merawat Negeri

IMG_20180807_130600_197

JAKARTA (Litera.co.id) – Pertunjukan puisi bertajuk “Sendal Jepit Merawat Negeri” karya Imam Ma’arif akan digelar pada 8 Agustus 2018 malam, di Teater Kecil Taman Ismail Marzuki, Jalan Cikini Raya No. 73, Jakarta Pusat.