Menghitung Suwung di Minggu Pagi

15036339_1680282048950551_2913129886630585341_n

Litera– Terminal Sastra, suatu acara bulanan yang diadakan oleh Kantor Perpustakaan Arsip dan Dokumentasi Kabupaten Mojokerto akan mengadakan acara sastra kembali. Ini adalah edisi yang ke-30. Kali ini menggelar bincang buku dua daerah dengan tema “Menghitung Suwung.” Buku yang akan didiskusikan adalah buku puisi dan buku crita cekak.

Sebagaimana ditulis oleh Indra T Kurniawan, kepala Perpustakaan Arsip dan Dokumentasi Kabupaten Mojokerto pada kiriman di media sosial, juga pada postingan Mochammad Asrori, seorang pegiat sastra di Mojokerto bahwa buku yang akan dibahas adalah buku puisi berjudul Cara Menghitung Anak (Abu Wafa) dan buku crita cekak berjudul Sinawang Suwung (St Sri Emyani).

Selain penulis buku, akan hadir juga sebagai pemateri Raedu Basha, penyair dan owner penerbit Ganding serta Anjrah Lelono Broto, pegiat sastra jawa. Diskusi akan dimoderatori oleh Bagus Sambudi, seorang penyair.

Maca ‘Sinawang Suwung’e mas St. Emyani rasane kaya melok cangkruk ndok Panggul, mlaku-mlaku nang Maraseba, dst.. Matur suwun, rekreasi imajise, Mas..
Njenengan ancene jempol temenan,” Komentar Anjrah Lelono Broto yang akan menjadi pembicara di Terminal Sastra nanti.

Acara ini tentu saja terbuka untuk umum, bahkan seperti biasa akan ada pembagian door prize buku dari kedua penulis. Acara akan digelar pada hari minggu, 20 November pkl 08.30-13.00 di kantor Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Mojokerto di Jl. Raya Jabon No 190, Mojokerto. Pastikan Minggu pagi anda penuh makna dan berwarna dengan Menghitung Suwung. (Mahrus Prihany)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *