puisi SAJAK 

Puisi-puisi Ananda Bagus Wirahadi Kusuma

Ananda Bagus Wirahadi Kusuma, lahir di Bojonegoro, Jawa Timur pada tanggal 19 Januari 1998. Masih aktif menulis puisi dan prosa sejak SMA, dan sedang berproses berkesenian di Komunitas Gasebu Pembebasan Yogyakarta dan Teater Jam Malam Yogyakarta. Ia juga tercatat sebagai mahasiswa aktif di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta di jurusan Studi Agama-agama.

 

Lanskap Kota

 

Cerita tentang burung, gunung, laut

Telah berlalu di kota ini

Sering kali tanpa permisi

Membuat duka panjang

Pada catatan kecil garis peristiwa

 

Kapankah detik itu datang?

Menjemput pelaminan waktu

Tuk kembali pada lantunan puisi masa lalu

Agar burung kembali bernyanyi

Agar gunung memberi muara suci

Agar laut dengan dingin menjilati perahu-perahu kecil

 

Di kota ini

Rindu suci tak akan pernah mati

 

Gresik, 3 Juli 2019

 

 

Kemarau Panjang

 

Kemarau panjang selimuti isi bumi

Sawah, ladang mengering

Burung-burung lelah mencari air

Sedang perasaan sukar

Menjerit luas bersama angin

 

Tuhan, yang katanya Maha Pengasih

Bumi kering tinggal kerikil

 

Asap jalanan sesak

Sudut tanah sudah retak

Kini tinggal menunggu kematian

Suara yang tak terdengar

 

Gresik, 5 Juli 2019

 

 

Penghujung Waktu

 

Temukan aku dalam peluru

Tatkala tentara-tentara itu mengintip malamku

Dan membuatkanku sebait lagu

Di persemayaman sunyiku

 

Jangan bersedih

Bukalah lembar buku

Cari isi penghujung waktu

Yang tersimpan erat

Diantara detik-detik fajar

Sebab di luar semesta

Terdapat ruang hampa, abadi

 

Yogyakarta, 16 Agustus 2019

 

 

 

Related posts

Leave a Comment