Agenda 

The Gift of the Magi

CERPEN: O. Henry | Satu dolar dan delapan puluh tujuh sen. Hanya itu saja. Dan enam puluh sen dari itu dalam bentuk pecahan uang kecil. Uang-uang kecil itu ditabung sedikit demi sedikit dengan cara memaksa penjaga toko grosir, tukang sayuran, dan tukang daging sampai pipi mereka memerah untuk memberikan harga yang paling rendah dari barang dagangannya. Tiga kali sudah Della menghitung uangnya. Satu dolar dan delapan puluh tujuh sen. Dan besok adalah hari natal.

Read More
Agenda 

Matinya Sang Pengarang

Oleh Ni Komang Ariani Pagi ini Maya terbangun dengan firasat yang buruk tentang pekerjaannya. Belum pernah sekalipun firasat ini datang sebelumnya. Lima tahun terakhir ini, Maya percaya hidupnya paripurna. Ketukan lembut pada keyboard laptopnya seperti lagu yang mengiringi hidupnya. Kalimat demi kalimat berhamburan. Menyusun ribuan kata, dan beratus-ratus halaman. Semua komentar orang tentang hidupnya tidak ia dengarkan. Ia sedang melukis kehidupan. Maya bahagia dengan hening dan pertapaannya pada alam semesta.

Read More

Manfaat Pembiasaan Budaya Tulis Sejak Dini: Anak pun Bisa Jadi Penyair

Oleh: Muhammad Fadhli Ada banyak pilihan untuk mendidik anak. Salah satu yang mungkin akan memberikan efek luar biasa positif adalah, mendekatkan anak ke dunia sastra. Nyatanya, pendidikan yang diberikan melalui jalur sekolah telah membuat 3 bocah ajaib asal Padangpanjang ini, berinisiatif untuk membuat antologi karya sastra mereka berupa puisi dengan judul Negeri di Atas Langit. Gebrakan luar biasa yang diunggah 3 bocah yang duduk dibangku SD ini dalam menghidupkan gairah sastra di Kota Serambi Mekkah. Kuncinya menurut orang tua mereka adalah kegigihan dalam mengenalkan budaya menulis dari dini.

Read More

Analisis Kajian Simbolik Terhadap Antologi Puisi Riwayat Karya Sulaiman Juned

Oleh: Lesly Ramadhani A. Latar Belakang Masalah Sebagai seni yang bersifat kreatif, sastra mampu melahirkan suatu kreasi yang indah dan berusaha menyalurkan kebutuhan keindahan manusia. Di samping itu, sastra mampu menjadi wadah penyampaian ide-ide yang dipikirkan dan dirasakan oleh para pencinta sastra, akan tetapi karya sastra tidak akan mampu berdiri sendiri tanpa memiliki unsur seni. Unsur seni tersebut adalah sebuah keindahan-keindahan yang terdapat dalam karya sastra dan kemudian dapat dinikmati oleh pecinta karya sastra itu sendiri.

Read More

Murad Si Udin

Cerpen Yusrizal Firzal “Mak, Udin pingin terkenal” Suara itu timbul tenggelam dalam desiran minyak panas. Amak yang sedari tadi membolak-balik pisang kembang tiga yang berenang dalam minyak panas, menoleh. Memandang heran ke wajah melas di hadapannya. Wajah polos penuh koreng itu naik turun mengikuti irama nafas yang tak beraturan. Aroma bau angik menyeruak seiring kehadirannya. Ditingkahi nyanyian riang pisang dalam penggorengan. Merasa tidak mendapat acuh dari amak yang kembali menyerok isi kuali, Udin memperkeras suaranya.”Mak, dengar ndak sih. Udin pingin terkenal!” kali ini dengan bibir lebih maju, dekat ke telinga…

Read More

Si Hitam Manis Belum Jodohku

Cerpen Azizur Rahmi DIA yang begitu anggun dengan pesona dan warnanya yang menggodaku, duduk indah dalam lemari kaca. Warnanya yang elegan, kulitnya yang mulus, serta kilauan yang begitu sempurna yang dia pancarkan dari kulit luar. Dialah si hitam manis yang setiap hari selalu kuperhatikan dari seberang jalan ketika berangkat ke kampus, sebuah laptop yang selalu kudamba untuk bisa kumiliki. Mempunyai si hitam manis hanyalah sebuah angan-angan bagi mahasiswi sepertiku, karena keaadaan ekonomi keluargaku yang pas-pasan sangat sulit sekali untuk membeli barang mewah itu. Jangankan untuk membeli laptop, untuk membiayai kuliah…

Read More

Cinta Butuh Pengorbanan

Cerpen Buk Mery Sungguh tak terbendung lagi kemarahan ibu Isti pada putrinya, segala ucapan yang keluar dari mulutnya penuh dengan noda-noda yang teramat menyakitkan bagi setiap telinga yang mendengarnya, apalagi bagi Sundari dan Ray setiap ucapan ibu Isti bagaikan anak panah yang menembus jantung mereka.

Read More

Gaji Tiga Belas

WILLIYA META, adalah mahasiswi IAIN Imam Bonjol Padang Fakultas Syariah Jurusan Ekonomi Islam semester IV. Dilahirkan di Jorong Andaleh, Kecamatan Matur, Kabupaten Agam, Sumatera Barat 27 November 1992. Karya-karyanya telah dipublikasikan di Singgalang, Haluan, Suara Kampus, Portal Suara Kampus, Tabloid Qalam dan Tabloid Salam Dharmasraya. Beberapa kali memenangkan lomba kepenulisan cerpen. Karya-karyanya bergabung dalam antologi cerpen lokal maupun nasional, seperti antologi Potongan Tangan di Kursi Tuhan, Negeri Kesuda, Air Mata Sunyi. Sedangkan novel perdananya berjudul Bulan Hijau di Turian, akan segera terbit (diterbitkan oleh penerbit Diva Press). Sekarang, ia sedang…

Read More

Mata

AMRI RASYIDIN, lahir di Palembang, 15 Mei 1962. Kedua orangtuanya berasal dari Ranah Minang, Sumatera Barat, tepatnya di Nagari Labuatan, Simabur, Kabupaten Tanah Datar. Menyelesaikan pendidikan Sekolah Dasar (SD) pada tahun 1974 dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) pada tahun 1977 di Simabur. Kemudian menyelesaikan Sekolah Menengah Atas (SMA) di Padang Panjang, Sumbar, pada tahun 1981. Pendidikan Sarjana (Strata-1) diselesaikan pada tahun 1994 di Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi, Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia (STIA-LAN RI) Jakarta, dalam bidang Administrasi Publik. Pendidikan Magister (Strata-2) diselesaikan pada tahun 2004 di Universitas Muhammadiyah Prof.…

Read More