Membaca Surat Dari Timur di Minggu Siang

14517500_1429041677110708_8001153124858317652_n

Litera- Semoga kau telah membaca Surat Dari Timur yang ditulis indah oleh seorang lelaki murah senyum dari pulau garam. Jika kau belum membacanya, tak apa karena Surat Dari Timur akan datang menyapamu sewaktu-waktu. Surat itu akan menyambangimu dari pintu ke pintu. Jika kau tak sabar ingin membacanya dengan dada berdebar, datanglah kau minggu siang.

Minggu siang masih di tanah kelahiran sang penyair, ia mengundang semua untuk membaca perasaan, pikiran, dan segala yang ia simpan melalui buku yang ia beri judul Surat Dari Timur. Fendi lelaki penyair itu ingin mengajak kita semua berbagi dan bercerita tentang suratnya yang penuh warna dan cinta.

Sang penyair bercerita jika ia ingin mengajak Surat Dari Timur berkelana sambil mengabarkan pesan persaudaraan dan kemanusiaan. Ia mulai berangkat dari Pongkeng, mengajak rekan-rekannya para pegiat sastra yang tergabung dalam komunitas Masyarakat Santri Pesisiran (MSP) membincang buku puisinya.

Jika teman-teman punya kesempatan, maka ada baiknya datang pada minggu siang, 2 Oktober mulai pkl 12.30 WIB ke Buju, Pongkeng. Begini rutenya, Pertelon Bluto, ke barat sampai ketemu Pesantren At-Taufiqiyah, ada pertigaan, ambil jalur selatan. Mentok pertigaan lagi, ambil jalur arah barat, lurus langsung hingga Buju, Pongkeng. Surat Dari timur jangan sampai terlewat kau baca. (Mahrus Prihany)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *