puisi 

Puisi-puisi Muhamad Arifin

Muhamad Arifin, lahir pada 21 April 1998 di dusun Domas, Desa Kenteng, Toroh, Grobogan, Jawa Tengah. Kini tinggal di masjid kampus Universitas Semarang dan tercatat sebagai mahasiswa ilmu komunikasi USM. Bergiat di Forum Komunikasi Mahasiswa Islam USM. Buku kumpulan puisi bersama Memo Anti Terorisme (2016) Aquarium & Delusi 1000 Penyair Terpilih Nusantara penulis buku tamu Gunawan Maryanto (2016).

Read More
Berita 

Dari Sayembara Buku Puisi, Parade Puisi Hingga Siapkan Biografi Penyair

JAKARTA (Litera.co.id) – Pelaksanaan Hari Puisi Indonesia yang ke-5 yang puncaknya akan digelar di Taman Ismail Marzuki, Jakarta, 1-4 Oktober 2017 mendatang, sebelumnya telahdisemarakkan dengan perayaan hari puisi se-Indonesia dari Aceh hingga Papua. Pada tahun 2017 ini disamping Sayembara Buku Puisi, Parade Puisi, Malam Anugerah, Panggung Apresiasi, juga akan menerbitkan dan meluncurkan Buku Biografi Penyair – Apa dan Siapa Penyair Indonesia.

Read More
Berita 

227 Puisi untuk Padangpanjang

Padangpanjang (litera.co.id)- Menyambut Hari Jadi ke-227 Kota Padangpanjang, Sumatera Barat, pada 1 Desember 2017, Forum Pegiat Literasi (FPL) Padangpanjang bersama Perpustakaan Daerah Kota Padangpanjang akan menerbitkan Buku Kumpulan Puisi bertema Padangpanjang. Buku ini menjadi kado Ultah untuk kota di kaki Gunung Singgalang dan Marapi itu.

Read More
Berita 

Kuflet Gelar Diskusi Sastra

Padangpanjang (litera.co.id)- Komunitas Kuflet Padangpanjang, Sumatra Barat adakan diskusi sastra pada hari Minggu (10/9). Komunitas yang dimotori oleh Sulaiman Juned ini terbilang aktif mengadakan acara sastra di Padangpanjang. Diskusi yang diadakan minggu kemarin adalah diskusi rutin yang diharapkan dapat menjadi ajang berbagi pengetahuan dan pengembangan sastra.

Read More
Agenda 

Daftar Laku Ganjil Ditinggal Mati

Kristiawan Balasa, Tinggal dan bergiat di Pontianak, Kalimantan Barat. Sehari-hari berprofesi sebagai pewarta di sebuah media lokal di Pontianak. Senang menulis fiksi dan non fiksi. Cerpennya meraih penghargaan sebagai cerpen terbaik dalam anugrah sastra Litera yang dilangsungkan pada bulan April lalu yang dibukukan dalam antologi Seutas Tali & Segelas Anggur (2017).

Read More