Berita 

Pengumuman Penjurian Lomba Cipta Puisi Asean 2

PURWOKERTO (Litera.co.id) – Panitia Lomba Cipta Puisi Asean (LPCA) 2 mengumumkan 100 nama-nama kontributor LCPA-2 yang karyanya terpilih untuk dibukukan dalam Buku SAJAK PENYAIR ASEAN-2. Karya tersebut dinilai berdasarkan keoriginalitasan, kesesuaian dengan tema dan unsur kesastraan, serta keindahan bahasa. Keputusan Dewan Juri tidak bisa diganggu gugat.

Read More
puisi 

Puisi Encep Abdullah

Encep Abdullah, berkomunitas di Kubah Budaya. Karyanya dalam bentuk cerpen dan artikel kebahasaan pernah dimuat di media lokal dan nasional. Buku puisinya yang sudah terbit Tuhan dalam Tahun (2014). Berprofesi sebagai guru di Sekolah Menengah di Serang, Banten. Mendapat penghargaan sastra oleh Dewan Kesenian Banten (DKB) pada tahun 2017 dalam kategori anak muda penggerak sastra.

Read More
Berita 

Penerbitan Buku Puisi dan Parade Baca Puisi pada Hari Pers Nasional 2018

PADANG (Litera.co.id) – Hari Pers Nasional (HPN) 2018 secara nasional akan diperingati di kota Padang, Sumatera Barat, pada 9 Februari 2018 dan akan diresmikan oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo. Salah satu kegiatannya diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata Sumatera Barat ialah menerbitkan Buku Puisi Wartawan Indonesia dengan tema: Metafora Minangkabau di Mata Jurnalis (Alam Sebagai Sumber Kearifan Budaya) dan Wartawan Juga Penyair (Puisi Penyampai Ide yang Tak Terungkapkan).

Read More
Agenda 

Surat dari Malaikat

Zaenal Radar T, Menulis cerpen dan skenario televisi. Belasan bukunya telah terbit baik berupa novel, kumpulan cerpen, dan cerita anak. Bukunya yang baru terbit berjudul Si Markum (Pustaka Alvabet, 2017) berisi cerpen-cerpen yang pernah disiarkan media massa cetak. Aktif juga di Dewan Kesenian Tangerang Selatan (DKTS). Tinggal di wilayah Pamulang, Tangerang Selatan. Penulis juga aktif di acara-acara seni dan sastra baik skala lokal atau nasional. Tulisannya bisa dibaca pada Blog: toekangketik.blogspot.com

Read More
puisi 

Puisi-puisi Willy Ana

Willy Ana, lahir di Bengkulu, 29 September 1981. Buku kumpulan puisinya yang telah terbit adalah  Aku Berhak Bahagia (2016), Tabot Aku Bengkulu (2016) dan Petuah Kampung (2017). Puisi Willy dimuat di sejumlah media, antara lain Amanah, Riau Pos, Koran Tempo dan Indopos. Salah satu puisinyamasuk menjadi nomine Litera Award 2017. Sebagian puisi lainnya terhimpun di beberapa antologi puisi bersama seperti Antologi Puisi Kopi 1.550 Mdpl (2016), 6,5 SR Luka Pidie Jaya (2017),  Nyanyian Puisi untuk Ane Matahari (2017) dan Ziarah Sunyi (2017). 

Read More
Berita 

Seniman Bengkulu Gagas Festival Sastra Level Asia Tenggara

JAKARTA (Litera.co.id) – Sejumlah seniman Bengkulu menggagas pertemuan sastra level Asia Tenggara. Acara yang dinamakan Festival Sastra Bengkulu direncakan digelar di Bengkulu pada 2018. “Waktu pastinya sedang kami diskusikan. Harapannya bisa diadakan bertepatan dengan Ulang Tahun Kota Bengkulu pada akhir Februari 2018. Kami pun sudah melakukan berbagai persiapan,” kata Ketua Panitia, Willy Ana, kepada pers di sebuah kafe di Jakarta, Sabtu, 23 Desember 2017.

Read More
Berita 

PPN X Deklarasikan Perdamaian

Serang (litera.co.id)- Pertemuan Penyair Nusantara (PPN) X yang dihelat di Serang, Banten pada 15-17 Desember 2017 yang mengangkat tema “Puisi untuk Perdamaian Dunia” melahirkan beberapa butir deklarasi tentang sikap penyair untuk berkontribusi pada perdamaian dunia. Deklarasi tersebut dipimpin oleh ketua Dewan Kesenian Banten, Chavchay Syaifullah dengan diiringi beberapa rekan sastrawan tanah air seperti Matdon, Viddy AD Daery, Imam Maarif, Sosiawan Leak, Hamdy Salad serta perwakilan beberapa negara tetangga peserta PPN X seperti Brunei Darussalam, Singapura, malaysia, dan Thailand.

Read More
Agenda 

Seorang Kakek di Tepi Jalan

Nana Sastrawan, nama Pena dari Nana Supriyana. S,Pd. Tinggal di Tangerang, lahir 27 Juli di Kuningan, Jawa Barat. Seorang guru yang menulis, pernah menjadi peserta MASTERA CERPEN (Majelis Sastra Asia Tenggara) dari Indonesia bersama para penulis dari Malaysia, Brunei, Singapura dan meraih penghargaan Acarya Sastra bagi pendidik dari Badan Bahasa Pusat. Karya sastranya berupa buku kumpulan puisi : Tergantung Di Langit (2006), Nitisara (P2008), Kitab Hujan (2010). Beberapa karya sastranya berupa puisi dan cerpen tergabung dalam Menggenggam Cahaya (2009), G 30 S (2009), Empat Amanat Hujan (2010), Penyair Tali Pancing…

Read More