Jimat Mustajab Menjelang Senja

18928545_1710898958924977_1966159909_n

Litera.co.id (Serang)- Hari kedua “Nyenyore Sambil Bedah Buku”, Senin (5/6) mulai ramai. Jika hari pertama sekitar 25 orang, sekarang bertambah jadi 35 orang. Acara literasi memang kurang populer, tapi Rumah Dunia akan terus menjaga apinya supaya tidak padam.

Bedah novel Jimat Mustajab Pak Kyai karya Imroatun Najah, dibuka dengan pembacaan puisi dari siswi Mts Al Istam, Bogeg, Serang.

“Dari cerita sudah mengalir. Temanya tentang persahabatan.di pesantren. Jimat mustajab ini maksudnya adalah petuah Pak Kiyai, agar para santri tetap dalam koridor kebaikan, walaupun sudah tidak di ponpes lagi,” kata Ahmad Wayang.

Sebagaimana dikabarkan oleh Gol A Gong, penulis yang juga pendiri Rumah Dunia itu menulis kepada rekan-rekan melalui kiriman di grup WA bahwa untuk agenda Selasa (6/6) bedah novel Dermaga Penantian karya Ifat Fatmawati, mahasiswi UIN, Banten. Semoga kegiatan bedah buku ini melahirkan penulis muda masa depan Banten. (MP, foto: GG)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *