CERPEN 

Diam Sunyi Menjadi Mayat

Ferry Fansuri kelahiran Surabaya adalah travel writer, fotografer dan entreprenur lulusan Fakultas Ilmu Budaya jurusan Ilmu Sejarah Universitas Airlangga (UNAIR) Surabaya. Karya tunggalnya kumpulan cerpen Aku Melahirkan Suamiku (Leutikaprio, 2017) dan kumpulan puisi Bibir yang Terikat AE Publishing(2017). Mantan redaktur tabloid Ototrend (2001-2013) Jawa Pos Group. Sekarang menulis freelance dan tulisannya tersebar di berbagai media.

Read More
CERPEN 

Mbak Jem

Nanda Insadani, yang bukan siapa-siapa ini lahir di Medan dan berzodiak Cancer. Gemar berpikir dan membaca. Karyanya dimuat di beberapa buku antalogi bersama dan media daring. Kumpulan cerpennya, Ketakutan Seorang Penulis Miskin (Penerbit Jejak, 2019).

Read More
CERPEN 

Lelaki Hitam Putih

Ahmad Dzikron Haikal, lahir di Desa Margolinduk Bonang, Demak dan tinggal di Banyumanik Semarang. Pegiat sastra malam jumat di klinik art. Selain menulis puisi, juga suka menulis cerpen. Tulisannya berupa puisi dan cerpen telah disiarkan di beberapa media massa baik lokal maupun nasional.

Read More
CERPEN 

Gadis Pesisiran

Didin Emfahrudin adalah penulis kelahiran Lamongan. Ia pernah menerbitkan buku antologi puisi Menenun Rinai Hujan (2019) kolaborasi bersama Eyang Sapardi Djoko Damono dalam Sayembara Sebuku GMB Indonesia. Selain menulis puisi, cerpen dan novel, ia juga aktif menjadi seorang trainer SDM dan pegiat Griya Baca EMFA.

Read More
CERPEN 

Enam Jam Sebelum Berangkat

Wiviano Rizky Tantowi adalah laki-laki kelahiran Jember, 2 Juni 1998 merupakan mahasiswa Sastra Indonesia di Universitas Jember. Pemuda penyandang disabilitas tuna daksa tersebut, menjadi aktivis perdamaian dan toleransi di berbagai komunitas, pers mahasiswa serta pegiat literasi. Beberapa karya puisi dan cerpennya telah dimuat di media cetak maupun daring berskala lokal dan nasional. Buku puisi pertamanya yang terbit berjudul Victoria Vincit: Pemenang yang Mengalah (Pustaka Kendra,2017), dan buku keduanya berjudul Kepada Bulan Aku Bercerita (Kaifa Publishing, 2018). Saat ini, ia sedang menyelasaikan projek buku ketiganya sembari makan pisang goreng dan minum…

Read More
CERPEN 

Hujan dan Surat untuk Bapak

Latif N. Janah, lahir Oktober 1990. Menulis cerpen dan cerita Bahasa Jawa. Karyanya “Tresan Sulaya” tergabung dalam buku Timur Gumregah, Pawon Sastra, Solo (2014). Dalam waktu dekat berencana menerbitkan karya-karyanya yang lain sambil tetap bergiat di komunitas seni dan sastra.

Read More