ESAI 

Realisme, Tohari, dan Logika Ilmiah

Karya sastra sesungguhnya medium yang mampu menyampaikan banyak hal. Meski kita anggap rekaan tapi karya sastra mampu digunakan sebagai instrumen pembelajaran seperti halnya tulisan ilmiah tanpa mengurangi nilai sastranya. Saat kita membacanya serasa kita sedang belajar sebuah ilmu pengetahuan dengan keindahan dan alur cerita yang terjaga.

Read More
Apresiasi 

Abidah El Khalieqy: Faith and Fashion

Abidah El Khalieqy, perempuan penyair dan novelis yang bertinggal di kota budaya Yogyakarta. Sebagai pengarang, ia telah mengikuti berbagai event sastra tingkat nasional, regional maupun internasional. Karya-karyanya memiliki karakter yang kuat untuk mewakili perjuangan kaum muslimah Indonesia modern dalam upaya mengentaskan diri dari belenggu tradisi budaya dan praktik-praktik keagamaan yang kurang ramah terhadap eksistensi perempuan. Karya-karya kesusastraannya telah diikutkan dalam berbagai buku bunga rampai sastra seperti: ASEANO: An Antology of Poems Shoutheast Asia (1996), Cyber Album Indonesia – Australia (1998), Force Majeure (2007), Rainbow: Indonesian Womens Poet (2008), Word Without…

Read More
Apresiasi 

Nirzona: Tsunami of Emotion

(Litera)– Beberapa waktu yang lalu tepatnya pada bulan Oktober, Abidah El Khalieqy diundang dan diwawancarai mengenai novelnya yang berjudul Nirzona. Abidah sedang menghadiri seminar dan serangkaian acara sastra selama beberapa hari bersama beberapa sastrawan tanah air di Frankfurt, Jerman. Novel Nirzona adalah sebuah novel dengan latar peristiwa tsunami Aceh yang telah diterjemahkan dan diterbitkan oleh sebuah penerbit besar di Amerika Serikat.

Read More
Apresiasi 

Membaca Penari dari Kuraitaji

Oleh Ahmadun Yosi Herfanda, ketua lembaga literasi indonesia   Sebagaimana judul-judulnya, cerpen-cerpen Free Hearty (Bundo Free) menarik untuk dibaca. Dengan gaya realis, cerpen-cerpen Bundo yang terkumpul dalam buku Penari dari Kuraitaji (Penerbit Kosa Kata Kita, 2015) umumnya terasa ringan, renyah, dan enak dikunyah. Terasa dulce et utile, kata Horatius, menyenangkan dan berguna. Gaya penyajian demikian memang penting bagi genre prosa fiksi, baik cerpen maupun novel, yang ber-“mazhab” realis, agar enak dinikmati pembaca, menghibur, dan dipahami isi serta pesannya.

Read More
ESAI 

Quran dan Puisi Qurani

Mahrus Prihany, ketua KSI Tangsel dan pengurus di KSI pusat pada divisi kaderisasi dan organisasi.   Quran sebagaimana yang ummat Islam pahami secara umum sebagai bacaan suci yang bersifat qadim atau tak bermula dan tak berakhir tentulah suatu hal yang tak perlu diperdebatkan lagi. Penamaan kata Quran sendiri lebih bisa diterima banyak kalangan dan yang paling populer meski tentu banyak nama lain untuk kitab suci tersebut karena memang banyak pendapat di kalangan ulama bahkan atas penulisan atau penamaan kata Quran sendiri.

Read More
Apresiasi 

Budaya Sebagai Pembangunan Karakter dan Jati Diri Bangsa

Visi tanpa tindakan adalah sebuah mimpi belaka. Tindakan tanpa visi hanya akan menghabiskan waktu. Visi dengan tindakan akan mengubah dunia.   Dasar Pemikiran Seperti kata pameo, bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai sejarahnya. Kita melakukan flash back ke belakang, antara 70 – 80 tahun lalu ada dua cita-cita besar yang menggerakan para pendiri bangsa ini : Kemerdekaan dan Keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia. Kemerdekaan : para pendiri bangsa berjuang  untuk membebaskan bangsa indonesia dari penghinaan dan penjajahan oleh bangsa asing. Dan Keadilan : mereka bertekad menciptakan keadilan bagi seluruh…

Read More
Apresiasi 

Mengapresiasi Kebenaran tanpa Rasa Takut

Oleh Ahmadun Yosi Herfanda, pelayan sastra   Pembuka Mengapresiasi puisi, atau buku kumpulan puisi, kadang-kadang tidak harus mengritisi kualitas estetik ataupun karakter puitikanya. Terutama, untuk puisi-puisi yang ditulis bukan untuk mengejar prestasi estetik, tetapi puisi-puisi yang ditulis untuk menyuarakan pesan atau nilai tertentu yang oleh penyairnya dianggap lebih penting dibanding tetek bengek urusan puitika.

Read More
Apresiasi 

Membaca Pesan Sufistik Puisi HSP

oleh: Mahrus Prihany, Divisi Organisasi dan Kaderisasi KSI Pusat   Artikel ini adalah semacam tinjauan atas buku MemujaMu di Tahta Langit, sebuah buku kumpulan puisi tunggal karya H. Shobir Poer, selanjutnya disingkat HSP yang diterbitkan oleh Dewan Kesenian Tangerang Selatan (DKTS) bekerjasama dengan Sarang Matahari Penggiat Sastra (SMPS) dan Komunitas Sastra Indonesia (KSI) Tangerang Selatan pada tahun 2013. Buku ini mengalami cetak ulang pada tahun 2016.

Read More
Analisis ESAI 

Enigma Tuhan dan Impresi-Impresi Jeluk

Narudin, lahir di Subang, ialah seorang Duta Bahasa Berprestasi 2015 Jawa Barat. Lulusan Sastra Inggris, Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung pada 2006. Tulisannya berupa puisi, cerpen, esai/kritik sastra, dan terjemahan dimuat di Majalah Sastra Horison, Majalah Basis, Majalah Sastra Bong-Ang, Majalah Qalam, Majalah Tarebung, Jurnal Sajak, Jogja Review, Koran Kompas, Koran Riau Pos, Koran Metro Riau, Koran Rakyat Sumbar, Koran Indo Pos, Koran Pikiran Rakyat, Koran Galamedia, Koran Seputar Indonesia, Koran Sinar Harapan, Koran Madura, Koran Berita Kota Kendari, Tabloid Ruang Rekonstruksi, Percikan Iman, Pikiran Rakyat Online, Sastra Digital, Radar…

Read More
Berita ESAI 

Memesrai Tuhan dengan Tadarus Puisi

Oleh Iman Sembada, penyair, redpel Tangselone.com Banyak cara mengemas sebuah acara kesusastraan agar menarik perhatian publik, dengan menggunakan label-label semenarik mungkin. Seperti tadarus puisi, pengajian puisi, dan pengajian pop. Fenomena tadarus puisi sudah muncul sejak akhir 1980-an di berbagai kota di Tanah Air. Dalam tadarus sastrawi itu sajak-sajak religius dibacakan, menebar dan bergema sesuai dengan semangat Ramadhan.

Read More